Dulohupa.id – Penyakit Hepatitis akut misterius sekarang menjadi perhatian bagi para ahli medis. Di Kabupaten Gorontalo, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di daerah tersebut terus mengupayakan pencegahan penyakit yang belum diketahui asal usulnya itu lewat dialog interaktif.
Dalam dialog interaktif itu, Irawan Huntoyungo, Ketua IDI Kabupaten Gorontalo mengatakan, isu penyakit hepatitis misterius akut yang berkembang dimasyarakat perlu untuk diwaspadai penyebarannya. Dan dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (30/5/2022) pihaknya sengaja mengangkat tema ‘Hepatitis Misterius, Imunisasi dan Kesehatan Lingkungan’.
“Dialog yang tadi tidak lain menyangkut dengan tema yang dipilih. Sebab itu adalah isu global. Tadi dari dialog kita sudah sedikit mendapatkan solusinya. Kemudian akan berkembang pada podcast,” ungkap Irawan saat diwawancarai usai dialog.
Irawan juga mengatakan saat ini kasus Covid-19 belum berakhir dan ditambah lagi dengan penyakit baru yang tidak diketahui asalnya. Dan kata dia, dari data yang ada penyakit hepatitis akut tersebut sudah telah menelan korban.
“Penyakit hepatitis ini sudah menelan korban. Namun Alhamdulillah di Gorontalo sampai saat ini belum ada yang terkonfirmasi. Jangan sampai hal ini sampai terjadi di Gorontalo,pencegahan dini perlu dilakukan” jelas Irawan.
Penyakit hepatitis misterius ini menurut penuturan Irawan Huntoyungo bisa menyerang pada anak usia 1-16 tahun. Ini merupakan satu kasus yang sangat genting dan perlu kewaspadaan.
“Meski statusnya masih misterius, ya jangan sampailah penyakit ini terkonfirmasi ada di Gorontalo. Salah satunya kita tetap waspada dan selalu menjaga diri agar imun kita tetap kuat,” ucap Irawan Huntoyungo.
Reporter: Py











