Dulohupa.id- Personel Polres Gorontalo Kota memburu para pengendara motor yang menggunakan knalpot racing di jalanan kota. Hal itu sebagai respon terhadap keluhan warga yang mengaku terganggu dengan suara knalpot racing yang bising dan tak terkontrol.
Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Gorontalo Kota, IPTU Willem H.L Pilat mengungkapkan, bahwa respon cepat pihaknya adalah untuk menjamin kamtibmas di wilayah hukum Kota Gorontalo.
Kata Willem, jika kedapatan menggunakan knalpot racing, maka pengendara akan ditilang dan knalpotnya akan dicopot dari kendaraanya tersebut.
“Knalpot racing dan sejenisnya kami sita pada saat razia kegiatan hunting sistem. (hal ini) Menanggapi keluhan masyarakat terkait knalpot brong (racing) di Kota Gorontalo,” ujar Willem saat dikonfirmasi, Kamis (18/3).
Menurut Willem, kegiatan operasi itu telah dilakukan oleh pihaknya sejak sebulan terakhir. Sepanjang operasi itu, pihaknya kata dia telah menyita belasan knalpot yang bersuara bising di jalanan.
Meski begitu kata Willem, pihaknya tidak hanya mengincar knalpot, namun juga pengendara motor yang tak mengenakan helm, motor yang tak dilengkapi kaca spion dan plat nomor (TNKB).
“Razia ini sudah satu bulan berjalan dilaksanakan kegiatan hunting system. Bukan hanya knalpot racing yang diamankan, melainkan pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan yang tak dilengkapi kaca spion TNKB,” tutur Willem.
Kata Willem, belasan knalpot ini akan disimpan, dan jika jumlahnya sudah banyak, maka akan dimusnahkan.
“Setelah ini pihak satlantas Polres Gorontalo Kota masih akan menyimpan terlebih dahulu, kemudian untuk disatukan dengan knalpot lainnya yang diringkus (disita),” kata Willem
“Saya mengimbau kepada pengguna knalpot racing agar menggunakan pada tempatnya. Seperti di arena balap atau kejuaraan balap resmi, bukan di sembarang tempat apalagi jalan umum serta fasilitas publik,” jelas Willem
Willem pun menjelaskan, bahwa operasi itu tidak hanya menyasar kendaraan roda dua, namun juga kendaraan roda empat yang sudah dimodifikasi.
“Operasi razia knalpot racing ini terus dilakukan dengan waktu tidak tertentu, baik kendaraan roda dua, roda empat yang sering meresahkan masyarakat,” tutup Willem.
Reporter: Yusuf Konoli











