Scroll Untuk Lanjut Membaca
EKONOMIPEMPROV GORONTALO

395 Pelaku UMKM Kota Gorontalo Terima Bantuan Bahan Produksi dari Pemprov

×

395 Pelaku UMKM Kota Gorontalo Terima Bantuan Bahan Produksi dari Pemprov

Sebarkan artikel ini
Bantuan UMKM
Penyerahan bantuan bahan produksi kepada para pelaku UMKM secara simbolis yang diserahkan Gubernur Gorontalo, Wagub Gorontalo dan Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo. Foto/Dulohuapa

Gorontalo – Sebanyak 395 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo menerima bantuan bahan produksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Kamis (6/8/2026).

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan DPRD Provinsi Gorontalo melalui penyaluran aspirasi masyarakat.

“Bantuan ini adalah hasil kerja sama pemerintah dengan DPRD melalui aspirasi anggota DPRD. Kami berembuk bersama, anggota DPRD menyampaikan aspirasi masyarakat, pemerintah juga memiliki aspirasi yang sama, dan salah satu bentuknya adalah bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Gorontalo,” ujar Gusnar.

Menurutnya, pemerintah memiliki berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat. Selain bantuan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah juga memberikan bantuan usaha kepada masyarakat yang telah memiliki dan menjalankan usaha.

“Bantuan usaha ini bukan untuk dikonsumsi, tetapi untuk mengembangkan usaha. Ini merupakan bantuan tahap awal yang akan kami pantau. Jika penerima benar-benar serius mengembangkan usahanya, maka pada tahun-tahun berikutnya pemerintah akan mempertimbangkan penambahan modal agar usahanya semakin besar dan pendapatannya meningkat,” jelasnya.

Gusnar menegaskan, pemerintah ingin memastikan para pelaku UMKM mampu tumbuh menjadi usaha yang lebih produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang perkembangan usaha para penerima.

“Apabila bantuan UMKM ini berhasil berkembang, maka pemerintah dapat kembali memberikan tambahan modal usaha. Tujuan akhirnya adalah mengentaskan kemiskinan melalui penguatan UMKM sehingga perekonomian masyarakat dapat tumbuh lebih positif,” kata Idah.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai, melainkan bantuan modal usaha dalam bentuk bahan produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kali ini khusus diperuntukkan bagi 395 pelaku UMKM di wilayah Kota Gorontalo.

“Setelah Kota Gorontalo, penyaluran bantuan akan dijadwalkan untuk Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo Utara,” ujarnya.

Fayzal menjelaskan, seluruh bantuan yang didistribusikan berupa bahan produksi yang disesuaikan dengan proposal usaha yang telah diajukan serta hasil verifikasi di lapangan.

“Jenis bantuannya sangat beragam. Pelaku usaha rumah makan mendapatkan beras dan mi instan, pemilik kios memperoleh bahan sesuai kebutuhannya, sedangkan pelaku usaha pembuatan kue menerima tepung terigu, gula, dan bahan baku lainnya. Semua disesuaikan dengan jenis usaha masing-masing,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa beras yang dibagikan kepada pelaku usaha merupakan beras lokal yang disediakan oleh pihak penyedia, bukan berasal dari Perum Bulog.

Untuk penyaluran bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Gorontalo, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp982 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo. Sementara penyaluran bantuan ini sebagian besar akan diantar langsung oleh Dinas Kumperindag ke tempat usaha masing-masing pelaku UMKM di wilayah masing-masing.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperkuat daya saing, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pengentasan kemiskinan.

Reporter: Enda