Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Wali Kota Gorontalo, Turun Langsung Bubarkan Kerumunan Warga

Dulohupa.id – Guna menindak lanjuti maklumat Kapolri terkait larangan berkumpul, guna antisipasi penyebaran virus Covid-19. Tim gabungan dari Pemerintah Kota Gorontalo, Polres Gorontalo Kota dan Kodim 1304 Gorontalo membubarkan sejumlah warga yang masi berkumpul di sejumlah tempat keramaian yang ada di Kota Gorontalo, Rabu (25/03/2020).

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, usai melaksanakan patroli mengatakan  bahwa tindakan penertiban ini juga adalah implementasi instruksi Gubernur Gorontalo untuk menutup sementara tempat-tempat usaha yang berpotensi menjadi tempat perkumpulan warga.

Untuk Gorontalo sendiri kata Marten, telah menetapkan status siaga darurat.

“Ini bagian dari bentuk upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Gorontalo, karena saat ini Gorontalo sudah status siaga darurat,”ungkap Marten Taha.

Kata Marten, pihaknya sudah menyurati beberapa tempat usaha yang ada di Kota Gorontalo, seperti tempat hiburan malam, warung kopi atau cafe, salon dan usaha lainnya agar dapat menutup usaha mereka sementara selama 14 hari ke depan.

“Malam ini kita akan turun langsung melakukan pengecekan tempat – tempat hiburan dan warung kopi yang masih buka, dan alhamdulillah sudah ada beberapa yang tutup,” ujarnya.

Lanjutnya, Marten menegaskan pihaknya bersama Forkopimda Kota Gorontalo akan melakukan tindakan tegas jika ada usaha yang ditemukan melanggar Maklumat Kapolri.

“Kita akan lihat jika ada pelanggaran. Jika melanggar kita akan tegas berikan sanksi,”tegasnya

Sama halnya Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro AP juga menghimbau agar ke depan tidak ada kerumunan warga sebagaimana Maklumat Polri.

“Pembubaran kerumunan itu merupakan himbauan kami terkait antisipasi penyebaran virus Cobid-19 di Kota Gorontalo,”ujarnya.

Desmont mengatakan, salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan tidak ada konsentrasi massa.

“Jika himbauan kami tidak di indahkan dan tidak mau membubarkan diri, ya kita ambil langkah tegas,”jelasnya.

“Jadi selama 14 hari kedepan semenjak Maklumat diturnkan, jangan ada perkumpulan,”tutupnya. (Ikbal)