Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BOALEMO

Upacara HUT RI di Lapas Boalemo, Narapidana jadi Paskibraka Tampil Memukau

×

Upacara HUT RI di Lapas Boalemo, Narapidana jadi Paskibraka Tampil Memukau

Sebarkan artikel ini
Paskibraka Boalemo
Narapidana yang menjadi Paskibraka dalam upacara HUT RI di Lapas Boalemo. Foto: Humas Boalemo

Boalemo – Sejumlah Narapidana jadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 yang digelar di Lapas Boalemo, Sabtu (17/8/2024).

Upacara bendera yang diikuti seluruh warga binaan dan petugas lapas boalemo berlangsung meriah, namun di balik kemeriahan itu tersimpan kisah perjuangan dan semangat nasionalisme yang patut diapresiasi.

Sorotan utama tertuju pada penampilan memukau paskibraka yang terdiri dari para warga binaan. Dengan langkah tegap dan penuh percaya diri, mereka berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih, menyulut semangat kebangsaan di hati seluruh yang hadir.

Dalam Upacara Detik Detik Proklamasi yang di gelar di lapangan blok hunian lapas boalemo, Kalapas Iwan Gunawan Wahyudi bertindak sebagai Inspektur Upacara, bertindak sebagai komandan upacara, kepala sub bagian tata usaha, Samsul Yusuf, Pembaca Teks Proklamasi, Kepala Urusan Umum, Sukri Dali, Pembaca UUD 1945, JFT Pembina Keamanan, Yuliyanto Maliki dan Pembaca Teks Panca Prasetya Korpri, Firmansyah Nanto.

Saat upacara berlangsung, seluruh mata tertuju pada paskibraka. Dengan gerakan yang kompak dan penuh semangat, mereka berhasil menjalankan tugas dengan sempurna. Sorotan paling mengharukan adalah saat bendera merah putih berkibar dengan gagahnya diiringi lagu Indonesia Raya.

Kelompok Pengibar bendera dari warga binaan Lapas sebanyak 23 orang yang telah dilatih. Persiapan yang matang dan latihan intensif selama berminggu-minggu telah membuahkan hasil yang luar biasa.

Dibawah bimbingan instruktur yang sabar dan telaten oleh pelatih dari petugas lapas boalemo, para paskibraka warga binaan berhasil menguasai setiap gerakan dengan sempurna. Kendala fisik dan psikologis yang mereka hadapi tidak menyurutkan semangat untuk memberikan yang terbaik.

Pahmit Hursan, salah satu anggota paskibraka, mengungkapkan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam upacara penting ini.

“Ini adalah momen yang paling berharga dalam hidup saya. Saya tidak menyangka bisa dipercaya untuk mengibarkan bendera merah putih. Saya ingin membuktikan kepada semua orang bahwa meskipun pernah melakukan kesalahan, kita masih bisa berubah menjadi lebih baik,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara Kalapas Boalemo, Iwan Gunawan Wahyudi menyampaikan, Kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil perjuangan para pahlawan bangsa yang rela mengorbankan jiwa dan raga. Sebagai warga negara, memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif.

“Upacara ini menjadi momen istimewa untuk melakukan transformasi diri. Lapas bukan hanya tempat pembinaan, namun juga menjadi tempat untuk menumbuhkan kembali semangat juang dan rasa percaya diri. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, termasuk latihan paskibraka, diharapkan saudara-saudara sekalian dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat” Ujar Kalapas Boalemo.

“Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai titik balik untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita semua pasti mampu mengatasi segala tantangan dan mewujudkan cita-cita bangsa.” tutup kalapas Boalemo.

Dulohupa - Humas Lapas Boalemo