Dulohupa.id – Fraksi partai Golkar DPRD Boalemo menyampaikan enam pokok pokok pikiran dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo yang membahas rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) Tahun anggaran 2026 pada Selasa malam (11/11/2025).
Enam pokok pokok pikiran yang disampaikan oleh fraksi partai Golkar salah satunya Adalah dana bagi hasil (DBH) sawit di kecamatan wonosari.
Fraksi partai Golkar meminta dana bagi Hasil (DBH)dari Perusahaan tersebut diprioritaskan untuk warga sekitar.
”Fraasi partai Golkar meminta agar dana bagi hasil yang diperoleh pemerintah daerah dari Perusahaan dapat di dialokasikan dan prioritaskan untuk daerah yang terdampak langsung sebagai contoh DBH Sawit yang ada di pabriknya di wonosari agar penggunaan anggarannya di prioritaskan untuk daerah sekitar pabrik tersebut,” ujar juru bicara fraksi partai Golkar DPRD Boalemo I Wayan Yudistika.
Dalam kesimpulannya Fraksi Golkar berharap kepada pimpinan sidang agar pokok pokok pikiran diakomodir menjadi catatan strategis DPRD Boalemo terhadap rancangan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) Tahun anggaran 2026.
Rapat Paripurna yang di Kantor DPRD Boalemo tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolemo Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Boalemo.
Reporter: Mat












