Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYA

Tentukan Awal Ramadhan, Pemangku Adat Bone Bolango Gelar Tonggeyamo

62
×

Tentukan Awal Ramadhan, Pemangku Adat Bone Bolango Gelar Tonggeyamo

Sebarkan artikel ini
Pemangku adat sedang melakukan Tonggeyamo.

Dulohupa.id- Tokoh-tokoh adat di Bone Bolango, berkumpul untuk menentukan tanggal awal Ramadhan. Kegiatan berkumpulnya para tokoh adat ini disebut Tonggeyamo. Sebuah tradisi lama di Gorontalo, dalam melakukan musyawarah mufakat. 

Dalam Tonggeyamo, tokoh adat bersama pemerintah, akan melakukan penghitungan kapan tepatnya tanggap pertama bulan Suci Ramadhan. 

“Dari sejak dulu Gorontalo terbuka (ada). Masih masa-masa kerajaan, (adat tonggeyamo ini) sudah ada,” ungkap Abdul Razak Maksum, selaku Pemangku adat Bone Bolango, saat ditemui di rumahnya.

Meski begitu kata dia, Tonggeyamo sendiri sebetulnya tidak hanya untuk menghitung awal Ramadhan, namun juga untuk melahirkan kesepakatan-kesepakatan lainnya. Misalnya kegiatan apa saja yang harus digelar selama bulan Ramadhan, juga diputuskan dalam Tonggeyamo tersebut. 

“(dengan Tonggeyamo) kita sambil bermusyawarah, tentang (kegiatan) apa yang akan dilaksanakan selama bulan suci ramadhan itu,” ujar Abdul.

Ia menambahkan, di Bone Bolango sendiri, pelaksanaan Tonggeyamo, dilakukan dua kali. Yakni dua hari sebelum ramadhan biasanya untuk tingkat Kabupaten, lalu selanjutnya untuk tingkat kecamatan. 

“Jadi, supaya pemerintah ini dapat bersilaturahmi dengan semua tokoh-tokoh adat kecamatan di Bone Bolango, maka (Tonggeyamo) dijadwalkan dua kali. Duluan untuk kabupaten, besoknya baru di kecamatan-kecamatan,” tutup Abdul.

Reporter: Faisal Husuna