Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialGORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

Sosialisasi Tipikor Jadi Acuan Kerja Pemda Gorut

×

Sosialisasi Tipikor Jadi Acuan Kerja Pemda Gorut

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Tipikor
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu saat berfoto bersama dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto Joko Irianto, SH, MH dan Wakil Ketua DPRD Gorut Roni Imran, pada acara kunjungan kerja Kepala Kejakasaan Tinggi Gorontalo yang dirangkaikan Sosialisasai Pencegahan Tipikor, di ruang Tinepo Kantor Bupati, Jumat (9/6/2023). Foto/Diskominfo

Dulohupa.Id –  Dalam rangka mengantisipasi Tindak Pidana Korupsi di lingkungan kerja Pemenrintah Daerah (Pemda) Gorontalo Utara (Gorut), Bupati Thariq Modanggu meminta kepada semua Satuan Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemda Gorut untuk tersu memperhatikan tata Kelola keuangan yang baik dan benar sesuai regulasi yang ada.

Hal ini disampakan Bupati Thariq Modanggu saat menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto Joko Irianto, SH, MH, sekaligus dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan tindak pidana Korupsi di lingkungan Pemda Gorut, Jumat (9/6/2023), di ruang Tinepo Kantor Bupati Gorut.

Dalam sambutannya Bupati menuturkan, bahwa pentingnnya sosialisasi pencegahan tipikor ini, akan membantu sebagai acuan kerja setiap Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), termasuk bagi apparat pengelola keuangan di setiap OPD masing – masing.

“Saya meminta isi materi sosialisasi ini akan membantu pemahaman para pengelola keuangan di setiap OPD apalagi soal pencegahan terhadap kegiatan kegiatan yang berpotensi pada tindak pidana Korupsi. Sehingga para Bendahara atau aparatur yang berkaitan akan mengimplementasikan langkah langkah antisipatif untuk terhindar dari jeratan Hukum,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Thariq juga singkat memperkenalkan kondisi Gorut saat menyambut kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto.

Dikatakan Thariq, Gorontalo Utara wilayah yang memanjang timur barat 1.777km.

“Berpenduduk 125 ribu jiwa, terdiri dari 11 Kecamatan dan 123 Desa,” papar Thariq.

Thariq juga menyampaikan terkait adat yang melekat di masyarakat Gorontalo Utara. Hal itu ditandai dengan disambutnya Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto dengan prosesi adat.

Dijelaskan Thariq, tidak semua tamu memperoleh penghargaan adat.

“Baru saja diterima secara adat, menunjukan bahwa kehadiran bapak diterima, bukan saja dalam tugas-tugas Pemerintah Daerah, tetapi juga diterima secara budaya, secara kultur oleh masyarakat Gorontalo Utara,” ungkapnya.

Thariq mengatakan, dalam kepemimpinannya, Pemerintah menerapkan Kebijakan Strategis Kecepatan dan Ketepatan (KSKK).

“Kami berusaha untuk pembangunan cepat juga tepat, sehingga dengan kebijakan ini, Alhamdulillah di evaluasi Gorontalo Utara sejak januari sampai sekarang masih bertahan di posisi pertama,” ungkap Thariq Modanggu.

Sementara terkait dengan fiskal, Thariq menuturkan, Gorontalo Utara kapastitas fiskal termasuk rendah di Gorontalo.

“APBD kita tidak sampai 1 triliun,” pungkasnya.

Ia juga berharap, Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo akan terus terjalin dengan baik.

“Saya berharap, Kerjasama yang terjalin hari ini akan terus terjalin dengan baik, terlebih soal pendampingan materi tata Kelola keuangan Daerah,” harapnya.

Adv/An