Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINENASIONAL

Potret Ibu-ibu hingga Lansia demi dapatkan BLT BBM di Gorontalo

×

Potret Ibu-ibu hingga Lansia demi dapatkan BLT BBM di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
BLT BBM di Gorontalo
Sejumlah warga di Kelurahan Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo saat antri di lokasi penyaluran BLT BBM, Sabtu (10/9/2022). Foto: Enda/Dulohupa

Dulohupa.idBantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) mulai disalurkan di Kabupaten Gorontalo yang penyalurannya diawali di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (10/9/2022). Bantuan ini diserahkan dinas sosial bekerjasama PT Pos cabang Gorontalo.

Dari pantauan Dulohupa, ratusan warga di Kelurahan Tilhuwa yang terdaftar sebagai penerima manfaat rela antri berjam-jam, demi mendapatkan BLT akibat dampak kenaikan harga BBM. Bahkan Warga Lanjut Usia (Lansia) rela antri sejak pagi untuk menunggu gilirannya dipanggil petugas PT Pos Indonesia Cabang Limboto.

Antri BLT BBM
Ratusan warga rela antri menerima BLT BBM di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Enda/Dulohupa)
Menunggu BLT
Seorang nenek rela antri untuk mendapatkan BLT BBM. (Foto: Enda/Dulohupa)
Daftar Penerima BLT BBM
Seorang nenek saat menerima BLT BBM. (Foto: Enda/Dulohupa)

Ironisnya lagi, belasan ibu-ibu di lingkungan IV di Kelurahan setempat rela berdesakan saat menumpang di mobil Pic Up usai menerima bantuan.

“Jauh rumah kita pak, jauh dengan lokasi penyaluran BLT. Jadi kita menumpang ke mobil untuk pulang, lagian kami bawa sembako,” tutur Hajira Moa yang merupakan warga Tilihuwa.

Penerima BLT Naik Mobil
Belasan ibu-ibu berdesakan saat menumpang di mobil pic up usai menrima BLT BBM. (Foto: Enda/Dulohupa)

Meskipun begitu, mereka mengaku senang dengan adanya bantuan ini karena meringankan beban pasca kenaikan harga BBM.

“Sangat terdampak sekali pak karena BBM naik, semuanya ikut naik, tapi Alhamdulillah pak sedikit terbantu dengan BLT ini, uangnya kita akan gunakan keperluan sehari-hari,” imbuh Hajira.

Dalam penyaluran BLT BBM, penerima manfaat yang terdaftar di Kementerian Sosial berhak menerima Rp 600.000 dalam dua tahap. Tahap pertama di bulan September sebesar Rp 300.000, sedangkan tahap kedua juga sebesar Rp 300.000 akan disalurkan di bulan November mendatang.

Selain menerima BLT, setiap penerima manfaat juga mendapatkan bantuan tunai sembako sebesar Rp 200.000 dari Kementerian Sosial. Bantuan tunai 200 ribu rupiah diwajibkan untuk membeli sembako di E-warung Penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa/Kelurahan setempat.

Petugas kantor POS BLT
Petugas PT POS Indonesia cabang Gorontalo-Limboto saat menyalurkan BLT BBM kepada warga. (Foto: Enda/Dulohupa)

Kepala Kantor POS cabang Limboto, Saiful Dengo mengatakan, penerima manfaat juga bisa mendatangi langsung kantor Pos untuk menerima BLT, jika warga yang menerima tidak sempat hadir saat penyaluran di lokasi.

“Atau jika ada yang berhalangan hadir, penerima manfaat bisa mewakilkan kepada pemegang kuasa dengan melampirkan surat undangan penerima BLT BBM, KTP dan kartu keluarga,” jelasnya.

Sementara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memastikan BLT BBM ini dapat tersalurkan tepat sasaran, serta uangnya diberikan kepada penerima manfaat secara utuh alias tidak dipotong.

“Data penerima manfaat harus jelas dan tepat sasaran, jangan dipotong, karena mereka kasihan orang tidak mampu. Semoga bantuan ini sebagai penyemangat bagi mereka pasca kenaikan harga BBM,” tandas Nelson.

Berdasarkan data dari PT POS Indonesia cabang Gorontalo mencatat sebanyak 44.689 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo akan menerima BLT BBM.

Reporter: Enda/Dulohupa