Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPEMKAB GORONTALO

BLT BBM Mulai Disalurkan di Kabupaten Gorontalo

×

BLT BBM Mulai Disalurkan di Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
BLT BBM Gorontalo
PT Pos Cabang Limboto menyerahkan BLT BBM kepada penerima manfaat di Desa Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (10/9/2022). (Foto: Enda/Dulohupa)

Dulohupa.idBantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Gorontalo, mulai disalurkan oleh dinas sosial bekerjasama dengan PT Pos Indonesia cabang Gorontalo.

Penyaluran BLT BBM di Kabupaten Gorontalo diawali diberikan kepada 389 orang penerima manfaat di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto. Penyaluran BLT BBM perdana itu dihadiri langsung Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan tim penyalur dari PT Pos Indonesia cabang Limboto, Sabtu (10/9/2022).

Kepala kantor Pos Cabang Limboto, Saiful Dengo menjelaskan, tercatat penerima BLT BBM sebanyak 44.689 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 19 Kecamatan Kabupaten Gorontalo.

Saiful mengatakan, besaran BLT BBM diberikan adalah Rp 600.000 yang akan diserahan beberapa tahap. Tahap pertama diberikan sebesar Rp 300.000 pada bulan September. Tahap kedua direncanakan dilakukan pada bulan November sebesar Rp 300.000.

Selain BLT BBM, penerima manfaat juga mendapatkan program bantuan tunai sembako sebesar Rp200.000 per KPM.

“Penerima manfaat berhak mendapatkan BLT BBM yang sudah mendapatkan undangan dari kantor Pos. Kemudian dibawa dengan disertakan KTP dan kartu keluarga,” ucap Saiful.

Saiful menambahkan, penerima manfaat bisa langsung mendatangi kantor Pos, jika warga yang menerima tidak sempat hadir saat penyaluran.

“Atau jika ada yang berhalangan hadir, penerima manfaat bisa mewakilkan kepada pemegang kuasa dengan melampirkan KTP dan kartu keluarga,” jelasnya.

Sementara Bupati Gorontalo nelson Pomalingo menekankan kepada dinas sosial dan PT Pos agar BLT BBM disalurkan tepat sasaran dan diterima langsung oleh penerima manfaat.

“Data penerima manfaat harus jelas dan tepat sasaran, jangan dipotong, karena mereka kasihan orang tidak mampu,” kata Nelson.

Nelson menuturkan, BLT BBM ini merupakan perhatian pemerintah dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa dijadikan modal usaha. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat mereka,” tandas Nelson.

Reporter: Enda/Dulohupa