Dulohupa.id- Mencegah mobilitas masyarakat di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga dan anggota forkopimda setempat, melakukan Operasi Yustisi pada Rabu (18/8/2021) dini hari.
Sasarannya yakni kawasan Wisata Pohon Cinta Marisa dan tempat-tempat keramaian yang masih buka di atas pukul 10.00 WITA, serta persimpangan jalan di wilayah Marisa.
“Operasi ini sampai pada tanggal 23 (Agustus 2021) untuk membatasi mobilitas masyarakat. Ini akan dilaksanakan terus-menerus tiap malam hari, penyekatan mobilitas masyarakat terhadap kegiatan malam hari,” ujar Saipul A. Mbuinga, Rabu malam.
Meski begitu, ia menjelaskan, bahwa penyekatan itu tidaklah bersifat permanen. Artinya, masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak, akan diizinkan lewat. Sementara warga yang kepentingannya hanya untuk nongkrong, maka akan diminta kembali ke rumah masing-masing.
“Mobilitasi dibatasi tapi tidak untuk mengganggu aktivitas masyarakat, dalam hal pada kepentingan-kepentingan tertentu, misalnya untuk membeli obat di apotik, itu kami tidak lakukan penyekatan,” jelas Saipul.
Saipul juga menjelaskan, bahwa pihaknya memang belum memberi sanksi berat kepada pelanggar. Sejauh ini hanya sanksi teguran.
“Untuk sanksi kami belum lakukan, akan tetapi tiap hari kami ingatkan terus, sehingganya jadi kebiasaan masyarakat agar tertib dalam melakukan kegiatan di malam hari,” tutupnya.











