Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Penerapan Prilaku Normal Baru, Bupati Nelson Sosialisasikan di RSUD M.M Sunda Limboto

Dulohupa.id – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo melakukan pembinaan  apel pagi pada organisasi perangkat daerah, Sekaligus Peninjauan Kantor dalam rangka Penerapan norma perilaku baru (New Normal) di lingkungan pemerintah Kabupaten Gorontalo, RSUD M.M Dunda Limboto.Senin (15/6) pagi tadi.

Dalam sambutannya, Nelson mensosialisasikan di seluruh OPD untuk memberikan arahan terhadap New Normal atau norma perilaku baru dimulai dari RSUD M.M Dunda Limboto.

“Khusus Kabupaten Gorontalo, Minggu lalu merumuskanya norma perilaku baru baik secara konseptual dan secara regulasi dan Minggu ini kita akan melakukan sosialisasi di seluruh lingkungan kabupaten Gorontalo”Jelas Nelson

Dirinya juga mengatakan hal ini bukan hanya di kabupaten Gorontalo tetapi daerah lain seperti Jakarta disebut dengan NP transisi, dan di Jawa Barat di sebut dengan adaptasi kehidupan baru,di Kabupaten Gorontalo disebut dengan “NP baru”, ini akan di rumuskan oleh pihak akan mengudang dari berbagai organisasi profesi untuk menetapkan ini untuk menjadi norma perilaku baru. “Dan di regulasi itu akan ada sanksi tetapi sanksi administrasi bahi pelanggar peraturan norma perilaku baru”.Tegas Nelson

Sementara itu Direktur RSUD M.M Dunda Limboto Irawan Huntuyungo Mengatakan sejumlah awak media untuk menerapkan Norma perilaku baru dengan melakukan pendaftaran secara online sehingga mempermudah dan mempercepat akses bagi masyarakat untuk berobat di rumah sakit, selain itu juga memberdayakan tanaman-tanaman toga atau obat-obatan yang ada di rumah sakit itu sendiri.

“Di rumah sakit RSUD M.M DundaLimboto juga di norma perilaku baru melakukan jalur satu pintu untuk menjaga tingkat stabilitas keamanan bagi pengunjung dan pasien,” ungkap irawan

Lebih lanjut,Irawan menegaskan kembali bagi pasien dan pengunjung rumah sakit RSUD M.M Dunda limboto tetap menjaga protokol kesehatan seperti tetap pakai masker,menjaga jarak,cuci tangan. “walaupun sudah New Normal, Protokol kesehatan yang di utamakan,”Pungkasnya (Rls/dade)