Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
KESEHATANPEMPROV GORONTALO

Pemprov Gorontalo Perkuat Kerja Sama untuk Tingkatkan Pelaksanaan MBG

×

Pemprov Gorontalo Perkuat Kerja Sama untuk Tingkatkan Pelaksanaan MBG

Sebarkan artikel ini
Program MBG Gorontalo
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menerima kunjungan kerja Badan Gizi Nasional dalam memperkuat kerja sama dalam program Makan Bergizi Gratis di Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo tengah fokus persiapkan untuk meningkatkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam rapat koordinasi di Aula Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo pada Rabu (02/7/2025), pemerintah pusat melalui Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional menekankan peran penting pemerintah daerah dalam kesuksesan program ini.

Pemerintah pusat memberikan arahan kebijakan dan dukungan anggaran, tanggung jawab pelaksanaan program ada di tangan pemerintah daerah. Berbagai tantangan seperti infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia perlu ditangani melalui koordinasi yang baik.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyatakan bahwa kunjungan Badan Gizi Nasional bertujuan untuk menyosialisasikan pelaksanaan MBG dan memperkuat kemitraan antara kedua pemerintah. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar intervensi kesehatan, melainkan juga representasi kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Komitmen untuk pembinaan, monitoring, dan evaluasi sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu” ujarnya.

Program ini sejalan dengan misi memperkuat generasi penerus bangsa melalui asupan gizi yang baik, mulai dari masa kehamilan hingga pendidikan dasar. Diharapkan dukungan dari semua tingkat pemerintahan sangat penting untuk kesuksesan MBG.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk merumuskan langkah-langkah praktis dan memperkuat kemitraan guna memastikan keberhasilan MBG sebagai langkah awal menuju sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif dan tangguh.

Reporter: Maya M Aridi