Dulohupa.id – Sebanyak 750 Kupon dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Hulonthalangi sebagai upaya membantu masyarakat dalam ketersediaan kebutuhan bahan pokok, Senin (04/09/2023).
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan bahwa kegiatan itu bertujuan agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan dimampui untuk mengatasi masalah inflasi. Gerakan pangan murah sudah dilakukan yang ke tiga kalinya, sementara untuk gerakan pangan non bersubsidi telah dilakukan sebanyak 8 kali.
Dalam gerakan pangan murah, pemerintah menyediakan sejumlah kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, cabai, gula serta kebutuhan pokok lainnya. Kebutuhan pokok yang disediakan merupakan bahan pokok yang telah disubsidi oleh pemerintah Kota Gorontalo.
“Artinya masyarakat bisa mendapatkan barang dari agen atau distributor, tidak sama seperti harga di toko atau di pasar. Tapi untuk pangan murah ini pemerintah membayari 40 persen dari harga pasar,” Jelas Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Senin (04/09/2023).

Kegiatan pangan murah dilaksanakan untuk membantu masyarakat agar tidak kesulitan atas naiknya harga kebutuhan pokok. Sementara daya beli dan pendapatan masyarakat belum pulih secara normal usai pandemi.
“Hari ini kita lakukan di Kecamatan Hulonthalangi dan besok kita akan pindah di Kecamatan Sipatana dan seterusnya untuk keliling di seluruh Kecamatan. Pangan murah ini betul-betul diperuntukan untuk orang yang tidak mampu, bukan untuk dijual atau untuk isi warung,” Ujar Marten Taha.

Masyarakat akan menerima kupon dengan menunjukan KTP, untuk mendapatkan beberapa bahan pokok yang telah disediakan, namun jumlah pembelian telah dibatasi setiap penerima kupon. Setidaknya ada sebanyak 750 Kupon yang dibagikan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Marten Taha meminta kepada Dinas Pangan Kota Gorontalo agar pasar murah tersebut dilakukan secara tertib.
“Disamping menyediakan bahan pokok bersubsidi, kita juga menyediakan yang tidak bersubsidi dan bekerjasama dengan agen dan distributor serta Bulog. Jadi mereka yang tidak pegang kupon bisa membeli dengan harga yang tidak bersubsidi tapi masih murah dibandingkan dengan harga di pasar. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, daya beli masyarakat tetap terjamin. Artinya tidak ada masyarakat yang kelaparan hanya gara-gara tidak mampu membeli kebutuhan bahan pokok,” Pungkas Marten.
Reporter: Kris











