Dulohupa.id – Tahapan Pilkada serentak tahun 2024 masuk proses pemeriksaan kesehatan (Rikkes) paslon. Sama halnya untuk Pilgub Gorontalo, Pilbup Pohuwato dan Pilwako Gorontalo yang dilaksanakan di RS Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Menariknya, proses pemeriksaan kesehatan yang digelar selama tiga hari menuai tanggapan dari beberapa calon kepala daerah yang dianggapnya cukup lama waktu yang digunakan untuk laksanakan pemeriksaan kesehatan.
Seperti Cagub dari pasangan TULUS, Tonny Uloli mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan kali ini cukup lama.
“(terkait pelayanan rumah sakit) Bagus, rumah sakitnya bagus, pelayanannya luar biasa. Cuman waktu saya tahun 2011, cuma sehari (rikkes), sekarang tiga hari pemeriksaannya, panjang,” ujar Tonny kepada awak media.
“(keberatan dengan waktu selama tiga hari?) Ngak, saya tidak masalah, cuman terlalu panjang. Tapi pelayanannya bagus dan dokter benar-benar objektif, tidak ada tekanan politik atau apa semua, kami semua diperiksa sesuai kapasitas sisi medis mereka sampaikan dan disampaikan ke KPU,” sambungnya lagi.
Sama halnya yang dimaksudkan Cagub dari pasangan HIBAH, Hamzah Isa yang mengatakan bahwa cukup panjang waktu yang digunakan untuk pemeriksaan kesehatan.
“(keberatan dengan waktu Rikkes selama tiga hari?) Eeh berarti panjang tiga hari ini, terlalu lama,” pungkas Hamzah.
“(Begitu merasa keberatan?) Yaa tadi saya sudah minta sihh, kenapa tidak dibikin satu hari semuanya, tetap tiga hari tapi orang-orangnya (paslon) digilir, tapi rupanya tidak bisa,” lanjutnya.
Namun dari keseluruhan paslon yang ada, baik dari Pilgub Gorontalo, Pilbup Pohuwato dan Pilwako Gorontalo mengungkapkan puas dengan pelayanan dari pihak rumah sakit.
Pemeriksaan kesehatan (Rikkes) pasangan kandidat seperti diketahui akan dilaksanakan selama tiga hari mendatang. Dari tanggal 30 Agustus sampai tanggal 1 September 2024 (Jumat, Sabtu dan Minggu).
Reporter: Yayan











