Dulohupa.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo melaksanakan pelatihan tentang strategi pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berlangsung di Hotel FOX Kota Gorontalo, Senin (22/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pemangku kepentingan dalam merencanakan serta mengimplementasikan langkah-langkah mitigasi emisi yang terukur dan berkelanjutan di tingkat daerah.
Salah satu materi yang menjadi fokus dalam pelatihan tersebut adalah strategi dan kebijakan pengurangan emisi GRK sektor limbah. Materi ini disampaikan oleh Nasruddin, selaku Kepala Bidang Penataan, Penaatan, dan Peningkatan Kapasitas DLHK Provinsi Gorontalo.
Dalam pemaparannya, Nasruddin menekankan bahwa sektor limbah memiliki peran penting dalam upaya penurunan emisi, sehingga diperlukan strategi yang menyentuh aspek kebijakan, tata kelola, serta perubahan perilaku pengelolaan sampah dari sumbernya.
“Pengurangan emisi dari sektor limbah harus dilakukan secara sistematis. Mulai dari pengurangan timbulan sampah, pemilahan di sumber, penguatan upaya 3R, hingga peningkatan pengelolaan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Pengurangan Timbulan Sampah misalnya menghindari produk sekali pakai, dan mengurangi limbah makanan. Kemudian pemilahan dan daur ulang misalnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dini, membangun rumah pilah, dan bank sampah untuk daur ulang.
Nasruddin juga menjelaskan bahwa upaya pengurangan emisi tidak hanya bertumpu pada penanganan di akhir, tetapi perlu diperkuat dengan kebijakan dan program yang mendorong pencegahan, peningkatan fasilitas pengolahan, optimalisasi peran masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, aspek perencanaan berbasis data dan pemantauan berkala menjadi kunci agar capaian pengurangan emisi dapat diukur dan dievaluasi secara konsisten.
Melalui pelatihan ini, DLHK Provinsi Gorontalo berharap peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi pengurangan emisi GRK, sekaligus mampu menerapkan materi yang diperoleh ke dalam rencana kerja dan program kegiatan di masing-masing sektor. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.
Untuk diketahui, Workshop Strategi Pengurangan Emisi dilaksanakan oleh Kelompok kerja (Pokja) Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund Output 2 Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) serta Wahana Mitra Mandiri. Adapun Peserta workshop terdiri dari organisasi perangkat daerah lintas provinsi, organisasi perangkat daerah lintas kabupaten/kota, UPT Balai Kementerian Kehutanan, serta unsur Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo.











