Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Langsung Diberi Sanksi

DULOHUPA.ID – Pelanggar protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Gorontalo akan langsung diberi sanksi. Hal itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2020 yang belum lama ini ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dengan begitu, artinya tak ada lagi imbauan, melainkan sanksi.

Hal itu seperti ditegaskan oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie usai menggelar rapat internal bersama jajaran Forkopimda yang juga dihadiri oleh wali kota dan bupati se-Provinsi Gorontalo, Selasa (17/11).

Dalam kesempatan tersebut, Rusli Habibie meminta agar perda tersebut diterapkan di seluruh Kabupaten/ Kota di Provinsi Gorontalo.

Rusli menekankan, sesuai dengan penyampaian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada seluruh Gubernur, untuk mempertegas sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

“Bagi pelanggar Protkes kami akan tindak tegas sudah tidak ada lagi himbauan,tidak ada lagi sosialisasi,tidak ada lagi belas kasian,”tegas Rusli

Olehnya Rusli berharap kepada seluruh warga Gorontalo agar mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga penyebaran COVID-19 di Provinsi Gorontalo.

Sebetulnya memang, kasus COVID-19 di Gorontalo merosot jauh ke bawah. Artinya, Gorontalo terbilang sukses dalam memutus rantai penyebaran COVID-19, meski tidak sepenuhnya.

Makanya, yang dilakukan oleh pemprov saat ini adalah, bagaimana mengedukasi lagi masyarakat, untuk tidak lengah terhadap pencapaian Gorontalo. Sebab, ledakan kasus susulan bisa saja terjadi jika masyarakat mulai acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Yusuf Konoli