Untuk Indonesia

Oknum Polisi Perekam Adegan Asusila Terancam Diberhentikan

Dulohupa.id- Oknum polisi berinisial RM yang merekam maupun menyebarkan adegan asusila, terancam hukuman Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH). Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono, siang tadi, Senin (25/1).

“Kepada Oknum anggota Brigpol RM terancam hukuman pidana dan PTDH. Yang bersangkutan mangkir dari dinas lebih dari 30 hari secara berturut-turut saja itu sesuai ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003 sanksinya adalah PTDH apalagi ditambah dengan perbuatan tindak pidana. (jadi) kepada yang bersangkutan berlaku peradilan pidana umum dan juga sanksi internal kode etik profesi Polri,” ungkap Wahyu.

Pidana umum kepada RM kata Wahyu karena telah merekam adegan tersebut. RM pun terancam dikenakan  UU Pornografi nomor 44 th 2008 dgn sanksi pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 Tahun dan juga UU ITE dgn sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun.

Meski begitu Wahyu pun turut memberikan klarifikasi, bahwa meski ada oknum Polri yang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun “Perbuatan asusila bukanlah (dilakukan) oleh anggota Polri melainkan sekelompok pemuda yang sedang dalam pengaruh minuman keras, yang pada saat melakukan aksi tidak pantas di dalam mobil tersebut direkam oleh oknum anggota Polri yang berstatus disersi (mangkir dari dinas) selama lebih dari satu bulan,” tegas Wahyu.

“Atas perbuatan tersebut saat ini oknum Polisi Brigpol RM sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mulai hari ini sudah dilakukan penahanan,” tambah Wahyu.

Reporter: Jebeng

Comments are closed.