Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialINFO COVID-19PEMKOT GORONTALOPERISTIWA

Mulai Laksanakan PTM Terbatas, Ryan Kono Minta Sekolah Lebih Protektif

×

Mulai Laksanakan PTM Terbatas, Ryan Kono Minta Sekolah Lebih Protektif

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Ryan Kono saat melakukan meninjauan PTM terbatas di SMPN 3 Kota Tengah/humas

Dulohupa.id- Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah di Kota Gorontalo sudah dimulai sejak senin 27 september 2021. 

Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono meminta seluruh sekolah yang mulai melaksanakan PTM terbatas untuk lebih protektif. Hal itu ia ungkapkan usai melakukan pemantauan PTM terbatas di SDN 56 Kota Timur dan SMPN 3 Kota Tengah.

“Kami sudah mengizinkan bagi setiap sekolah yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM terbatas. Namun harapan kami untuk pihak sekolah patuh terhadap SOP, salah satunya yaitu protokol kesehatan” ujar Ryan.

Ia menghimbau pihak sekolah bersikap protektif guna menghindari penularan virus Covid-19 serta mengantisipasi munculnya cluster baru dikalangan pelajar.

“Kami pun menginginkan tidak akan muncul cluster baru di kalangan pelajar, oleh sebabnya kami menghimbau kepada pihak sekolah untuk bersikap proteksi (protektif) terhadap siswa, guru, maupun orang-orang yang memiliki kontak langsung dengan para siswa” ungkap Ryan.

Selain itu, Ryan juga menghimbau kepada para orang tua untuk menyegerakan anak-anaknya yang berusia 12 tahun ke atas untuk divaksin guna meminimalisir penularan.

Ryan mengaku saat melakukan kunjungan ke beberapa sekolah mendapatkan laporan ada beberapa siswa yang tidak ingin divaksin dengan alasan tidak mendapatkan izin dari orang tua.

“Saat kunjungan ke sekolah-sekolah, tidak sedikit murid yang tidak ingin divaksin. Dan ketika kita tanyai ternyata orang tua mereka yang tidak mengijinkan. Untuk itu kami sampaikan kepada orang tua siswa bahwa vaksin ini aman dan halal, jadi para orang tua tidak perlu khawatir karena dari sebagian anak yang divaksin tidak ditemukan kejadian yang membahayakan” tuturnya.

Pemkot Gorontalo saat ini telah melaksanakan PTM terbatas di 51 sekolah dasar dan 8 Sekolah Menengah Pertama dengan menerapkan sistem shift dan membatasi jumlah siswa di ruangan.

Reporter: Reinaldi Julfriman