Dulohupa.id- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo menggelar Lomba Bercerita untuk tingkat SD/MI se-Kota Gorontalo. Lomba yang diikuti oleh sepuluh siswa ini diadakan di Hotel Grand Q pagi tadi, Senin (24/5).
Lomba ini sendiri mengusung tema “Membangun Generasi Muda Indonesia Gemar Membaca Serta Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kecintaan Terhadap Budaya Lokal”, dan menghadirkan tiga juri ahli yaitu Karmin Baruadi, Hasdin Danial dan Nur’ain Podungge.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari lomba ini adalah untuk membangun dan menumbuhkan minat baca sejak dini kepada para siswa. Sebab dengan banyak membaca, maka bisa bercerita. Meski sebetulnya, minat baca anak-anak ditumbuhkan tidak hanya lewat jalur formal, tapi bisa juga melalui informal seperti keluarga dan lingkungan.
“Ada tiga jalur pembudayaan gemar membaca yaitu, jalur keluarga, ini penting karena keluarga adalah orang-orang terdekat, kedua adalah jalur satuan pendidikan dan terakhir jalur lingkungan,” tutur Wali Kota Marten.
Ia juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi gebrakan pemerintah Kota Gorontalo untuk menumbuhkan masyarakat gemar membaca, seperti mengoptimalkan sumber daya yang ada yaitu perpustakaan.
“Gorontalo merupakan daerah penutur, di mana masyarakatnya gemar bercerita. Tetapi, budayanya perlahan mulai terlupakan karena kurang adanya media bagi generasi muda untuk mengingat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan akan mengembangkan perpustakaan sehingga budaya membaca akan lebih disukai oleh anak-anak milenial. Selain itu, membangun perpustakaan daerah dan juga perpustakaan kelurahan yang nantinya akan dilombakan, sehingga dikelola dengan baik dan menimbulkan minat orang untuk datang dan membaca. Ia juga menambahkan nantinya akan ada perpustakaan keliling (mobile) untuk menunjang hal itu.
Reporter: Yunita Humola











