Untuk Indonesia

Melihat Penerapan Protokol Kesehatan Saat Salat Id di Masjid Agung Pohuwato

Dulohupa.id-Pelaksanaan salat Idul Fitri 1142 Hijriah di masjid agung Pohuwato, dilaksanakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Setiap jemaah yang ingin salat diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan memerhatikan jarak tempat duduk dan posisi saat melaksanakan salat. 

Pelaksanaan salat id dengan Protkes secara ketat ini turut disampaikan sekretaris satgas covid-19 Pohuwato, beberapa hari yang lalu saat di wawancara dulohupa.id via saluran telpon. 

Menurutnya, pelaksanaan salat id di semua masjid di Pohuwato tetap dilaksanakan, asalkan memberlakukan penerapan protokol kesehatan, agar penyebaran virus yang masih ada saat ini bisa diputus dengan menerapkan Protkes tersebut. 

“Semua masjid yang melaksanakan salat id harus wajib menaati protokol kesehatan, begitu juga dengan masjid agung Pohuwato, protokol kesehatan paling utama kami lakukan saat salat id dilangsungkan,” ujar Ramon Abdjul, kepada Dulohupa, Selasa (12/5). 

Bahkan, saat pelaksanaan salat id tiba (13/5), Ramon tak lupa memperingatkan jemaah menaati protokol kesehatan. Katanya, setiap jemaah yang masuk wajib di cek suhu tubuhnya, diarahkan untuk mencuci tangan, dan wajibkan memakai masker sebelum memasuki masjid. 

“Tolong tetap menerapkan prokes, pakai masker dan jaga jarak,” pinta takmirul masjid saat salat id akan dilaksanakan. 

Takmirul masjid juga mengimbau, agar para jemaah selepas salat id tak berjabat tangan, karena bisa memicu penyebaran virus COVID-19.

Dalam pantauan Dulohupa.id juga, pelaksanaan salat id di beberapa masjid di Pohuwato menjalankan protokol kesehatan, termasuk masjid agung Pohuwato. 

*liputan ini untuk program fellowship jurnalis perubahan perilaku kolaborasi dewan pers dan satgas covid-19
Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.