Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialPENDIDIKANUNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Rektor UNG Jadi Pembicara pada Forum The 15 CUPT-CRISU Conference 2024 di Thailand

×

Rektor UNG Jadi Pembicara pada Forum The 15 CUPT-CRISU Conference 2024 di Thailand

Sebarkan artikel ini
Forum The 15 CUPT-CRISU
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T jadi pembicara forum The 15 CUPT-CRISU Conference 2024. Foto/Ist

Gorontalo – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., melakukan lawatan ke Bangkok, Thailand, untuk menghadiri forum The 15 CUPT-CRISU Conference 2024, pada 3-4 Oktober 2024 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Prince of Songkla University, rektor didaulat sebagai pembicara pada forum internasional tersebut.

Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., yang saat ini menjabat sebagai Plt. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) menjelaskan, bahwa The 15 CUPT-CRISU Conference 2024 merupakan pertemuan pimpinan perguruan tinggi Thailand dan Indonesia yang diselenggarakan di Thailand.

“Pertemuan kali ini fokus pada pengembangan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pembangunan berkelanjutan, antara lembaga-lembaga di kedua negara. ” ujar Eduart.

Kehadiran pada forum internasional ini, menjadi kesempatan bagi para pemimpin universitas, dekan, mahasiswa, dan pakar global untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga mereka mengenai penerapan lingkungan, sosial dan corporate governance (Environmental, Social, and Corporate Governance – ESG).

“Dengan dihadiri peserta berbagai perguruan tinggi dari kedua negara, kegiatan ini berupaya menghubungkan dan merealisasikan kerja sama secara konkret dan langsung,” terang Eduart.

Beberapa isu penting yang dibahas di antaranya, kerja sama pertukaran kolaboratif antar mahasiswa dan Environmental Social Government (ESG). Tentunya Eduart berharap dengan kehadiran UNG pada forum ini, dapat memberikan dampak positif bagi eksistensi dan perkembangan kampus kerakyatan UNG kedepan.

Redaksi