Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Mayat Tangan dan Kaki Terikat Ditemukan di Tepi Pantai Desa Lopo, Gorontalo

×

Mayat Tangan dan Kaki Terikat Ditemukan di Tepi Pantai Desa Lopo, Gorontalo

Sebarkan artikel ini
penemuan mayat tangan dan kaki terikat-gorontalo-dulohupa.id-
Warga Desa Lpo, Kecamatan Batudaa Pantai, Gorontalo melakukan evakuasi mayat yang ditemukan ditepi pantai dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Foto: dulohupa.id

DULOHUPA.ID – Warga Desa Lopo, Kecamatan Batudaa pantai, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas tergeletak di tepi pantai Desa Lopo, Minggu (21/72024) siang

Mayat tersebut pertama ditemukan oleh seorang warga yang kembali dari memancing ikan di laut dengan kondisi tangan dan kaki terikat tali.

“Setelah kembali dari memancing, dalam perjalanan saya melihat mayat itu, mayat tersebut dalam keadaan terlentang dan kakinya terikat. Setelah itu saya memanggil seorang warga yang saat itu sedang membuat perahu yang tidak jauh dari tempat penemuan mayat. Saya melihat mayat itu sekitar jam 11 siang,” kata Jito, Warga yang pertama menemukan mayat seorang pria di tepi pantai Desa Lopo

Sementara IPDA Syamsufddin Nizam Bunga, Kapolsek Batudaa Pantai mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi penemuan mayat, sekitar pukul 11.30 Wita tim dari Polsek Batudaa Pantai langsung melakukan pengamanan di lokasi penemuan mayat.

“Jadi penemuan mayat tadi sekitar pukul 11.30, saya dapat informasi dari bapak kepala Desa Lopo kalau ada penemuan mayat. Setelah melaporkan kepada kapolres kami dari tim polsek langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk mengamankan TKP, dan setelah itu kami menghubungi tim inafis Polres Gorontalo,” kata IPDA Syamsufddin Nizam Bunga saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (21/7/2024)

Kapolsek juga menyebut belum mengetahui identitas korban, namun sudah ada warga yang mengaku bahwa korban merupakan keluarga mereka, namun karena wajah dan kondisi tubuh jenazah sudah tidak dapat lagi dikenali, jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk memastikan identitas korban.

“Untuk sementara identitas korban belum diketahui , tapi sudah ada warga yang mengaku bahwa jenazah merupakan keluarga mereka, namun untuk memastikan identitas korban, jenazah masih dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo,” terangnya

Selain itu pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah jenazah pria tidak dikenal itu merupakan korban pembunuhan atau bukan.

“Kalau dilihat di TKP memang benar kaki dan tangan korban dalam keadaan terikat, tapi kami belum dapat memastikan jenazah merupakan korban pembunuhan atau tidak dan saat ini masih dalam pemeriksaan tim Inafis Polres Gorontalo,” tutup Kapolsek Batudaa Pantai

(Redaksi)