Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Marten Taha Soroti Lapak di Pinggir Jalan bisa Timbulkan Kemacetan

133
×

Marten Taha Soroti Lapak di Pinggir Jalan bisa Timbulkan Kemacetan

Sebarkan artikel ini
Lapak di Jalan
Sejumlah lapak yang masih dibangun di pingir jalan di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Sejumlah lapak pedagang masih terlihat di pinggir jalan kawasan pasar Sentral Kota Gorontalo, dinilai masih akan tetap menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kesemrawutan.

Sebelumnya pemerintah Kota Gorontalo telah menyiapkan fasilitas sarana prasarana dalam pasar sentral Gorontalo yang saat ini tengah dalam tahap penataan. Meskipun beberapa pedagang telah mulai menepati lapak yang disediakan, namun diketahui masih terdapat sejumlah lapak yang tetap berjualan dipinggiran jalan.

“Mereka yang dipinggiran jalan itu rata-rata tidak ada yang punya izin, walaupun kita tata pasti tetap akan mengganggu arus lalu lintas dan itu yang tidak dikehendaki oleh masyarakat. Sementara kita sudah menyiapkan fasilitas untuk berjualan. Kita mau tata dengan baik tapi kalau ditata ditempat itu pula maka akan tetap menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas, kesembrautan dan lainnya,” Pungkas Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Selasa (07/09/2022).

Marten Taha juga mengatakan bahwa telah ada kesepakatan dengan pemerintah Kelurahan dan Kecamatan setempat serta Dinas terkait untuk memasukan semua pedagang kedalam pasar sentral. Sebelumnya pemerintah Kota Gorontalo juga telah melakukan sosialisasi kepada pedagang.

“Ada juga yang melakukan penolakan dan itu juga sementara kita atur, karena tidak serta merta kita meminta mereka pindah. Namun kita telah melakukan pendekatan persuasif, sosialisasi dan juga edukasi. Tapi eksekusinya menunggu situasi yang aman. Semua pedagang pasar sentral yang asli sudah masuk, ada juga yang tetap mau buka lapaknya di pinggir jalan dan itu tidak boleh. Sudah ada SK Wali Kota yang nanti akan ditingkatkan menjadi peraturan Wali Kota,” Tegas Marten.

Reporter: Kris