Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Mandi di Sungai Bulango Usai Cari Langsat, Seorang Warga Tewas Tenggelam 

×

Mandi di Sungai Bulango Usai Cari Langsat, Seorang Warga Tewas Tenggelam 

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tenggelam. (Dok: Garutexpress)
Ilustrasi Tenggelam. (Dok: Garutexpress)

Dulohupa.id – Seorang pemuda asal Desa Huntu Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, AT (20) tewas tenggelam di Sungai Bulango saat mandi dengan sejumlah rekan-rekannya, Minggu (11/02/24).

Kapolsek  Bulango, IPTU Bakri saat ditemui Dulohupa membenarkan terkait adanya korban tenggelam di Sungai Bulango.

IPTU Bakri, menuturkan  korban bersama sembilan orang temannya pada sekitar pukul 10.00 wita (11/02/2024) pergi ke Desa Owata, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango untuk mencari buah langsat.

“Setelah mendapatkan lansat, mereka kemudian menuju TKP yaitu di sungai Bulango dusun 1, Desa Owata, yang rencana mandi di sungai,” ujar IPTU Bakri kepada Dulohupa, di kantor Polsek Bulango.

Lanjut Jelas Iptu  Bakri Setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban AT (20) bersama kawan-kawannya kemudian mandi di badan sungai. Dari keterangan saksi (kawan korban) melalui IPTU Bakri menjelaskan bahwa berselang beberapa waktu, sempat 2 orang lainnya dari kawan korban hampir ikut tenggelam.

“Berselang beberapa detik (usai kedua kawan korban terselamatkan) kemudian, rekan-rekan korban tersadar bahwa korban sudah tidak terlihat lagi di lokasi kejadian. Kesembilan orang kawan korban kemudian mencarinya,” tutur Kapolsek Bulango.

Kemudian salah satu dari kawan korban pergi meminta bantuan pada warga setempat. Tak berselang lama, masyarakat datang ikut membantu untuk mencari korban. Masih dalam proses pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh dua orang pekerja waduk yang juga ikut membantu pencarian korban yang tenggelam karena derasnya arus sungai.

“Sudah dalam posisi yang diduga meninggal dunia. Masyarakat kemudian membawa korban dan disemayamkan sementara disalah satu rumah warga. Kemudian dibawa ke rumah orang tua korban,” tutupnya.

Reporter: Yayan