Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BOALEMOHEADLINEPERISTIWA

Seorang Warga Boalemo Tewas Tenggelam Usai Perahunya Terbalik di Sungai

×

Seorang Warga Boalemo Tewas Tenggelam Usai Perahunya Terbalik di Sungai

Sebarkan artikel ini
Tenggelam di Sungai
Tim Rescue Basarnas Gorontalo saat mengevakuasi jasad korban tenggelam di sungai Paguyaman. Foto: Humas Basarnaa

Dulohupa.id – Seorang Warga Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo ditemukan tewas usai tenggelam di sungai Paguyaman, Minggu (21/01/2023).

Korban bernama Muhtar Manaku (60) tenggelam usai diduga perahu miliknya terbalik saat ia menyeberang sungai yang arusnya cukup deras.

Sebelumnya pada Sabtu kemarin Basarnas Gorontalo menerima laporan dari masyarakat setempat. Setelah menerima laporan sekitar pukul 19.30 Wita, tim Rescue Basarnas Gorontalo langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Hari pertama pencarian tim Rescue hanya menemukan perahu dan topi milik korban, sementara keberadaan korban belum ditemukan.

Akibat cuaca buruk dan hari mulai gelap, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Minggu, 21 Januari pa. Pencarian hari kedua, tim Basarnas gabungan kembali melakukan penyisiran secara manual menggunakan life jaket dipinggir sungai dan melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet ke arah hilir dengan jarak 3 Kilometer dari lokasi awal kejadian.

Setelah melakukan penyisiran sepanjang sungai Paguyaman, sekitar pukul 09.55 Wita korban berhasil ditemukan pada jarak 2,3 Kilometer dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.

“Kendala yang dihadapi itu karena sungainya lebar dan jarang pandang terbatas karena air sungainya keruh sehingga menyulitkan pencarian,” Ungkap Kasi Ops Basarnas Gorontalo, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama, Minggu (21/01/2024).

Selama proses pencarian, Basarnas Gorontalo mengerahkan sebanyak 12 personil Rescue Kantor Basarnas Gorontalo dan 4 personil Pos SAR Marisa. Tim Basarnas juga turut dibantu oleh personil TNI Polri serta masyarakat setempat.

Reporter: Kimon