Dulohupa.id– Satgas COVID-19 mengingatkan masyarakat akan pandemi COVID-19. Karena itu, untuk menyambut lebaran nanti, ia meminta agar masyarakat tak meluapkan kebahagiaan, dengan mengabaikan ancaman yang ada. Misalnya, menggelar acara takbiran yang dapat menimbulkan kerumunan dan memperparah penyebaran COVID1-19.
Karena itu, Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku meminta, agar pada malam takbiran usai tidak melakukan konvoi untuk takbiran keliling.
“Pandemi COVID-19 belum berakhir, jadi kami (Satgas COVID-19) menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bisa melaksanakannya, tapi jangan ada kegiatan yang menimbulkan kerumunan ataupun kegiatan yang arak-arakan,” ungkap Sumanti saat dihubungi Dulohupa.id, Rabu (12/5).
Lebih lanjut kata Sumanti, agar masyarakat memperhatikan apa yang disampaikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo sebelumnya. Yakni, memperhatikan rumah yang ditinggalkan untuk salat Ied di lapangan ataupun di masjid. Bukan hanya itu saja untuk para ibu-ibu rumah tangga yang biasanya sudah mempersiapkan masakan untuk disajikan di rumah, tetap memperhatikan kompor yang belum di matikan.
“Apa yang sudah disampaikan pak Bupati Gorontalo harus dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Khusus para ibu-ibu yang memasak agar tetap memperhatikan kompor dan gas agar dimatikan usai memasak, sebelum pergi melaksanakan salat Ied,” tuturnya.
“Semoga kita semua dijauhkan dari bencana alam dan non alam, dan mudah-mudahan di tahun akan datang kita masih dipertemukan kembali di bulan yang suci ini, Amin. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Sumanti.
Reporter: Fandiyanto Pou











