Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOHaji

LPKA Gorontalo Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban 

×

LPKA Gorontalo Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban 

Sebarkan artikel ini
Hewan Kurban
LPKA kelas II Gorontalo Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban. Foto/yayan

Dulohupa.id – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo mengelar pelatihan penyembelihan hewan kurban untuk anak binaan, Rabu (05/06/2024).

Kegiatan pelatihan tersebut dengan mengangkat tema ‘Mencetak Tenaga Juru Sembelih Halal yang Profesional’. Pelatihan akan dilangsungkan selama 3 hari yang berpusat di gedung LPKA Gorontalo.

Kepala LPKA Gorontalo, Irfan Ibrahim Sofan menuturkan bahwa pelatihan penyembelihan hewan kurban menurutnya penting untuk dilaksanakan bagi anak binaan. Mengingat pasca selesai menjalani hukuman, para anak binaan akan kembali ditengah masyarakat, hal ini sebagai modal keahlian ataupun skill yang dimilikinya.

“Ini salah satu kegiatan kepribadian yang memberikan keterampilan bagi anak binaan kami. Kami kira ini, sangat bermanfaat agar mereka nanti kembali ke masyarakat bisa mempunyai keahlian,” ujar Irfan kepada Dulohupa.

Kurban
Pelaksanaan pelatihan penyembelihan hewan kurban bagi anak-anak binaan LPKA Gorontalo. Foto/yayan

Pada kegiatan ini, pihak LPKA kemudian bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo dan Yayasan Wahdah Islamiyah Gorontalo sebagai narasumbernya.

Kata Irfan, pelatihan seperti ini merupakan kali pertama di LPKA Gorontalo. Idul Adha yang tak lama lagi, dijadikan momen yang pas untuk melaksanakan kegiatan pelatihan penyembelihan hewan kurban menurutnya.

“Yaa ini momen-momennya Idul Adha nanti, anak-anak juga ada 13 orang diberikan pelatihan ini yang Insya Allah bisa bermanfaat untuk mereka setelah bebas nanti,” pungkas Irfan.

Sementara itu, dari pihak Kemenag Kota Gorontalo, Yunus D Nawa’i mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik serta strategis di dalam memberikan pengajaran pada anak-anak binaan.

“Dari aspek keterampilan penyembelihan hewan kurban ini memang perlu ada regenerasi,” ungkap Yunus.

Menurutnya, tidak semua masyarakat memiliki keterampilan didalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Sehingga kata Yunus, dengan pelatihan yang digelar bisa mencetak generasi-generasi yang mempunyai keterampilan.

“Nanti kita akan memberikan pengajaran kepada mereka, misalnya tentang hewan yang akan di kurban, persyaratan hewan yang akan dikurban itu bagaimana. Kemudian nanti dijelaskan juga tentang adab-adab penyembelihan,” ucap Yunus.

“Bagi anak-anak ini, setelah mereka mendapatkan keterampilan ini, nanti ketika mereka keluar, mereka akan menjadi bagian dari pada SDM yang mampu menyembelih hewan kurban. Sehingga kita di kota maupun di provinsi ini tidak akan kekurangan SDM dalam penyembelihan hewan. Dan Insya Allah bagi mereka itu akan bermanfaat,” lanjutnya lagi.

Reporter: Yayan