DULOHUPA.ID -Satgas COVID-19 Provinsi Gorontalo sejak Senin (30/11) kemarin gencar melakukan pemerisaan swab kepada ratusan guru Sekolah Menangah Atas (SMA) sederajat. Hasilnya, dari ratusan guru tersebut, ada sedikitnya 53 guru di Gorontalo positif COVID-19.
Adapun 53 guru ini tersebar di Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kabupaten Pohuwato.
“Dari 954 sampel yang telah keluar hasilnya, ada 53 tenaga pendidik (guru di Gorontalo) terkonfirmasi positif COVID-19,” ungkap Sumarwoto, Sekretaris Satgas COVID-19 Provinsi Gorontalo, Kamis (3/12).
Sementara itu, 561 sampel dari lima sekolah di Provinsi Gorontalo, kini masih menunggu hasil dari laboratorium BPOM Gorontalo.
“Para guru tersebut kini telah dilakukan isolasi terpusat di salah satu hotel yang telah disediakan pemerintah Provinsi Gorontalo, karena karantina mandiri dinilai tidak efektif” ujar Sumarwoto.
Lebih lanjut katanya, pemeriksan swab kepada ratusan guru teresebut, sebagai persiapan rencana pembukaan sekolah tatap muka pada awal 2021 nanti.
“Sebelum pembelajaran tatap muka, kita pastikan tenaga pendidik ini sehat dan bebas dari COVID-19, takutnya nanti ada yang positif tanpa gejala, itu penyebaranya sangat cepat,” ungkap Sumarwoto.
Hingga kini, pemeriksaan swab massal kepada para guru masih terus berlangsung di sekolah-sekolah di Provinsi Gorontalo.
*Berita ini telah mengalami perubahan judul dari “Lagi, 35 Guru di Gorontalo Positif COVID-19”, menjadi “Lagi, 53 Guru di Gorontalo Positif COVID-19”.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Jebeng











