Gorontalo – Masyarakat Kabupaten Bone Bolango bisa mendapatkan tujuh jenis kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah melalui program Pasar Murah Bersubsidi yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kompleks Pasar Lama Alale, Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tujuh komoditas bahan pokok yang jika dibeli dengan harga normal mencapai sekitar Rp291 ribu, ditawarkan kepada masyarakat hanya dengan harga Rp95 ribu.
Program yang dibuka langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail ini menyediakan sebanyak 1.000 paket bahan pokok bersubsidi. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, mengatakan pasar murah bersubsidi merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
Menurutnya, kondisi cuaca panas yang masih berlangsung berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Karena itu, pemerintah perlu melakukan intervensi agar masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Pasar murah bersubsidi ini dilaksanakan dalam rangka stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah serta kondisi cuaca panas yang sampai sekarang kita hadapi bersama yang turut berpengaruh terhadap harga beberapa komoditas,” ungkap Fayzal.
Ia menjelaskan, subsidi yang diberikan pemerintah membuat masyarakat dapat menghemat pengeluaran secara signifikan.
“Jika membeli di pasaran atau dengan harga normal, nilainya kurang lebih Rp291.000. Namun, hari ini tujuh komoditas tersebut kami jual dengan harga subsidi hanya sebesar Rp95.000,” jelasnya.
Dengan harga tersebut, masyarakat memperoleh penghematan sekitar Rp196 ribu atau lebih dari 67 persen dibandingkan nilai normal tujuh komoditas yang disediakan.
Pelaksanaan pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Desa Alale, serta pemerintah desa se-Kecamatan Suwawa dan sekitarnya.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Staf Khusus Gubernur, jajaran pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa setempat.
Fayzal berharap sinergi antara pemerintah provinsi hingga pemerintah desa dapat memperluas jangkauan program intervensi pasar sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Melalui penyediaan 1.000 paket bahan pokok bersubsidi ini, Pemprov Gorontalo berharap tekanan pengeluaran rumah tangga dapat berkurang, daya beli masyarakat tetap terjaga, dan stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah dapat dipertahankan.
Redaksi Enda/Gilang Diskumperindag











