Dulohupa.id- Salah seorang keluarga korban keracunan di Lapas Kelas IIA Gorontalo menyebut adiknya keracunan Takjil (Makanan Buka Puasa,red) buka puasa. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Susan Suai (24) salah seorang warga yang mengaku keluarga salah seorang korban keracunan di Lapas Kelas IIA Gorontalo, Senin (10/5) dini hari.
Susan menungkapkan, pihaknya mendapat informasi mengenai peristiwa keracunan yang dialami oleh adiknya itu, Sekira pukul 00.00 Wita. Saat itu, Susan mengaku dihubungi oleh petugas Lapas Kelas IIA Gorontalo itu sendiri.

“Saya dapat informasi tadi, bahwa adik saya sudah dalam perjalanan ke rumah sakit karena keracunan bubur buka puasa,” ujarnya saat ditemui oleh wartawan Dulohupa.id, di Rumah Sakit Otanaha, Kota Gorontalo. Senin (10/5) dini hari tadi.
Sementara itu, Tim Redaksi Dulohupa.id sendiri tengah berupaya melakukan konfirmasi terhadap petugas Lapas Kelas IIA Gorontalo, terkait penyebab keracunan ini. Namun hingga kini, jumlah korban yang mengalami keracunan di Lapas masih terus bertambah. (TIM)











