Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Karawo Curi Perhatian di Indonesian Fashion Week 2026, Dari Pelosok Menuju Panggung Internasional

×

Karawo Curi Perhatian di Indonesian Fashion Week 2026, Dari Pelosok Menuju Panggung Internasional

Sebarkan artikel ini
Karawo Gorontalo
Peserta saat menampilkan busana Karawo di Indonesian Fashion Week 2026. Foto: Hums BI

Dulohupa.id – Kain sulaman khas Gorontalo atau Karawo kembali mencuri perhatian panggung nasional dalam ajang Indonesian Fashion Week (IFW) tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Rabu (29/07/2026).

Sejumlah 10 model Karawo dari hasil desain dua nama kondang asal Gorontalo, Tethuna dan House of Abhiee dipamerkan dalam IFW itu. Founder House of Abhiee, Abidin mengemukakan bahwa dalam IFW 2026 ini keduanya mengusung tema Karawologi, hal ini menceritakan soal wanita-wanita pengrajin sulaman Gorontalo.

“Ini (temanya) Karawologi, itu penjabaran ketekunan wanita-wanita perajin Karawo,” ujar Abidin kepada awak media.

“Yang saya bawa ada 6 (model), kalau dari Tethuna ada 4,” lanjutnya.

Menurutnya, tampil dalam ajang IFW ini merupakan kali keenamnya. Untuk setiap kali ikut terlibat, tentunya selalu mengikuti trand fashion lebih kekinian dan modern.

“Yang berbeda tentu dari bajunya, lebih modern,” ucapnya.

Baginya, kehadiran Karawo di panggung nasional ini membuktikan bahwa sulaman khas Gorontalo ini tak lagi sebatas busana formal, melainkan bisa dikaryakan beragam model sesuai kreativitas itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo, Bambang Setya Permana mengungkapkan bahwa keikutsertaan Karawo dalam ajang IFW menunjukkan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki potensi masuk ke pasar internasional.

Bambang juga mengungkapkan bahwa pihak Bank Indonesia akan terus berkomitmen bersama Pemerintah Gorontalo dalam mengembangkan potensi yang ada di Gorontalo.

“Kita akan terus kembangkan Karawo ini, dan kedepan kita bersama-sama pemerintah provinsi untuk lebih mendorong potensi-potensi lain yang ada di Gorontalo,” pungkasnya.