Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polda Gorontalo

Kapolda Gorontalo Ingatkan Jajaran SPN soal Pendidikan Polri tanpa Kekerasan

×

Kapolda Gorontalo Ingatkan Jajaran SPN soal Pendidikan Polri tanpa Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Gorontalo
Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang saat memberikan sambutan dalam kunjungannya di SPN Polda Gorontalo. Foto/Hms

Gorontalo – Pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme menjadi perhatian utama Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., saat melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo, Selasa (3/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Dedy Suhartono, S.I.K., M.M., serta Ketua Bhayangkari Daerah Gorontalo Ny. Desy Nurworo Danang. Turut hadir KA SPN Polda Gorontalo Kombes Pol. Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, S.I.K., sejumlah pejabat utama Polda Gorontalo, serta Wakil Ketua dan pengurus Bhayangkari Daerah Gorontalo.

Kehadiran pimpinan Polda Gorontalo di lembaga pendidikan kepolisian tersebut menjadi momentum untuk memberikan arahan sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran SPN dalam mencetak calon anggota Polri yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Di hadapan tenaga pendidik, instruktur, pengasuh, dan personel SPN, Kapolda menegaskan bahwa pendidikan kepolisian tidak hanya berorientasi pada penguasaan kemampuan teknis dan keterampilan tugas, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian serta moral calon anggota Polri.

Menurutnya, SPN memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia Polri. Oleh karena itu, setiap proses pendidikan harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, kedisiplinan, serta keteladanan dari seluruh tenaga pendidik dan pengasuh.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kejujuran, loyalitas, kesederhanaan, tanggung jawab, dan keberanian dalam menegakkan kebenaran sejak awal masa pendidikan. Seluruh nilai tersebut harus menjadi landasan bagi setiap siswa dalam menjalankan tugas kepolisian di kemudian hari.

Selain peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik, perhatian terhadap kesehatan fisik maupun mental siswa juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Kapolda secara tegas mengingatkan agar pelaksanaan pendidikan terbebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan.

“Saya ingin melihat SPN Polda Gorontalo menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan personel Polri yang profesional, berintegritas, disiplin, tangguh, humanis, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Apa yang saudara tanamkan hari ini akan menentukan bagaimana wajah Polri di masa depan,” tegas Kapolda.

Tidak hanya menyoroti aspek pendidikan, Kapolda turut mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik institusi Polri. Ia menekankan pentingnya menghindari berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari pelanggaran disiplin dan kode etik, penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, pungutan liar, hingga penyalahgunaan kewenangan.

Pengelolaan lembaga pendidikan juga diminta untuk terus mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Evaluasi serta pengawasan secara berkala harus menjadi bagian dari upaya menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan di SPN Polda Gorontalo.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan bahwa semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus ditanamkan sejak para calon anggota Polri menjalani pendidikan. Setiap siswa perlu memahami bahwa hakikat tugas kepolisian adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Untuk itu, kemampuan berkomunikasi, kesantunan dalam bersikap, kepedulian sosial, serta pendekatan yang humanis harus menjadi bagian penting dari pembinaan dan pembentukan karakter siswa.

Melalui kunjungan kerja ini, Kapolda Gorontalo berharap seluruh jajaran SPN semakin memperkuat komitmen dalam menyelenggarakan pendidikan kepolisian yang berkualitas dan berintegritas.

Ia berharap dari lembaga pendidikan tersebut akan lahir generasi Bhayangkara yang tidak hanya memiliki kemampuan dan keterampilan kepolisian, tetapi juga menjunjung tinggi moralitas, memiliki karakter kuat, serta mengedepankan ketulusan dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.