Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Kabgor Dipastikan Bebas Antraks

Dulohupa.id – Jelang hari raya Idul Adha 1441 Hijiriah, Hewan kurban di Kabupaten Gorontalo di pastikan bebas dari bakteri bacillus anthracis (Antraks). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Femy Wati Umar. Karena menurutnya pihaknya sudah melakukan Vaksinasi terhadap hewan kurban yang akan disembeli pada saat hari raya Idul Adha nanti.

“Kami dari Dinas Peternakan melakukan vaksinasi 6 bulan sekali, sekalian kita lakukan dengan peraayaan hari raya Idul Adha sampai dengan tanggal 10 Juli dan ternak tidak bisa divaksin lagi.” Kata Femy saat dikonfirmasi oleh awak media dulohupa.id di kantornya, Selasa (7/7/20).

Lebih Femy mengatakan, pihaknya telah turun memberikan pelayanan di beberapa kecamatan untuk melakukan pemeriksaan pada hewan kurban dan melakukan vaksinasi, karena pada dasarnya dibulan kemarin hewan ternak sapi ada yang terkena antraks.

“Saat ini Kurang lebih 45 hari tim kami sudah turun melakukan pemeriksaan sampel hewan kurban di beberapa lokasi ternak, terutama yang di bagian yang kena bakteri antraks,” ungkapnya

Sementara itu, di tempat yang sama, Hariyanto Kepala Bidang Pengolahan pemasaran hasil peternakan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Gorontalo menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan masyarakat maupun dengan Ta’mirul masjid untuk memastikan keamanan kesehatan hewan kurban di Kabupaten Gorontalo.

“Pihak kami sudah bekerja sama dengan Ta’mirul Masjid dan Pemerintah desa atau kelurahan dalam rangka melakukan monitoring pada hewan kurban yang akan disembelih,”ungkapnya

Hariyanto juga menjelaskan, bila mana sudah ada Surat Kesehataan Hewan (SKH) dari Dinas Peternakan, hewan kurban bisa disembeli, karena menurutnya hewan itu sudah lewati pemeriksaan.

“Apabila hewan kurban itu sudah memiliki SKH dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan, Insya allah hewan kurban itu sehat, pasti terbebas dari bakteri antraks dan siap di sembeli,” Tandasnya. (Dade)