Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Era Perilaku Baru, Nelson Pomalingo: Hanya Orang Gila yang Tidak Pakai Masker

Dulohupa.id – Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan orang yang tidak pakai masker di Era new normal atau perilaku baru, dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona adalah orang gila ataupun pembunuh, Karena hanya orang gila yang tidak mematuhi aturan.

Dikabupaten Gorontalo sendir dalam penerpan new normal ini pemerintah lebih memperketat lagi disiplin protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Nelson Pomalingo saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi New Perilaku Baru (NPB) yang digelar di aula Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo (Kabgor) pada Kamis (18/06) yang dihadir oleh Tagana, TKSK dan PKH serta pendampibg PSP se – Kabgor.

Dikatakan oleh Nelson Pomalingo, pada NPB ini masyarakat sudah bisa melaksanakan aktivitasnya masing-masing, namun harus sesuai ketentuan yang telah diatur yakni lebih meningkatkan protokol kesehatan.

“Yang tidak mau menggunakan masker itu orang gila bahkan bisa juga disebut pembunuh. Karena mereka ini yang akan terus menyebarkan virus corona. Diera perilaku baru ini semua dibebaskan kembali untuk melakukan aktivitasnya masing-masing yang pada PSBB kemarin sempat terbelenggu,” ungkapnya.

Terakhir Nelson berharap agar kiranya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi tanggung jawab bersama dalam hal mensukseskan pesta rakyat yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Dikatakan oleh Nelson partisipasi seluruh masyarakat sangat diharapkan utamanya menjadi pelaksana pada Pilkada nantinya. Pasalnya menurutnya, seperti diketahui bersama saat ini banyak masyarakat yang sudah tidak ingin terlibat lagi sebagai anggota KPPS, karena trauma dengan pelaksanaan Pemilu tahu 2019.

Olehnya itu sebagai Bupati Gorontalo dirinya sangat berharap partisipasi dari masyarakat untuk menjadi pelaksana Pilkada, dalam membantu Komisi Pemilihan Umum.

“Pelaksanaan Pilkada ini berbeda dengan Pemilu, karena dalam pelaksnaan Pilkada yang akan dihitung suaranya hanya beberapa pasang saja. Sedangkan pada Pemilu banyak yang harus dihitung, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Makanya saya berharap agar ada dukungan masyarakat dalam menyukseskan pesta rakyat ini,” tandasnya. (Dhedy)