Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOHEADLINEPERISTIWA

Eksekusi 36 Gazebo dan 1 Rumah di Pantai Botutonuo Dinilai Keliru

5970
×

Eksekusi 36 Gazebo dan 1 Rumah di Pantai Botutonuo Dinilai Keliru

Sebarkan artikel ini
Pantai Botutonuo
Kondisi puluhan Gazebo di Pantai Botutonuo usai dibongkar karena bersengketa lahan. Foto: yayan/Dulohupa

Dulohupa.id – Proses eksekusi puluhan bangunan yang berada di lorong 5 pantai Botutonuo, Desa Botutonuo, kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo dinilai keliru.

Berdasarkan informasi yang diterima Dulohupa di lokasi, pengadilan melakukan eksekusi pembongkaran bangunan masing-masing 36 Gazebo, 1 rumah, 4 tempat bilas, 1 musolah dan 1 warung makan.

Iskandar Tilome yang merupakan anak dari pemilik rumah menegaskan, putusan pengadilan dianggap keliru karena tidak jelas batas-batasĀ  lahan yang menjadi sengketa.

“Proses eksekusi ini, kita sah-sah saja. Cuman persoalannya pada saat pembacaan surat keputusan eksekusi tidak ada batas-batas yang ditentukan. Batas yang sebelah mana, utara sebelah mana, barat sebelah mana, itu yang harus dieksekusi,” papar Iskandar, Kamis (04/1/2024).

Baca Juga:

Pembongkaran Sejumlah Gazebo di Pantai Botutonuo Berujung Ricuh

Bangunan Kuliner Milik Dinas Pariwisata di Pantai Botutonuo Ikut Dieksekusi

Iskandar sangat menyayangkan, batas-batas lahan sengketa tidak diperlihatkan ke masyarakat.

“Kalau berdasarkan sesuai keputusan pengadilan, maka harus sesuai keputusan itu yang harus di eksekusi. Nah, kenyataan di lapangan tidak seperti itu,” lanjutnya.

Sengketa lahan itu diketahui mulai diperkarakan oleh pemilik lahan pada tahun 2018 silam. Namun menurut warga setempat bahwa lahan tersebut milik negara karena masih di atas garis pantai, yang bukan merupakan tanah dari pemilik lahan.

Sementara awak media masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak penggugat maupun pengadilan Gorontalo terkait masalah sengketa lahan tersebut.

Reporter: Yayan
banner