Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Dianggap Tak Mampu Tangani COVID-19 Klaster Perusahaan, PT LNG Banggai Diadukan ke DPRD

Dulohupa.id- Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPC FSBSI) Kabupaten Banggai meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, memanggil pihak PT Donggi Senoro LNG (PT LNG). Permintaan itu dilayangkan lantaran pihak perusahaan dianggap lalai menanganani COVID-19 di lingkungan perusahaan. Apalagi baru-baru ini, seorang karyawan perusahaan tersebut dikabarkan meninggal dunia akibat COVID-19.

Ismanto Hasan, Ketua DPC FSBSI mengungkapkan, bahwa meninggalnya satu pekerja di perusahaan tersebut, akibat pihak perusahaan yang menutup-nutupi informasi kedatangan pekerja dari luar daerah, dan meremehkan penyebaran COVID-19 di lingkungan perusahaan.

Meski kedatangan para tenaga kerja dari luar daerah itu diklaim oleh perusahaan sudah sesuai prosedur protokol kesehatan, namun kata Ismanto, pihak perusahaan tidak sekalipun melakukan koordinasi dengan pihaknya.

“Pihak DS LNG hanya kelihatan di luar sangat proteksi dan kampanye cegah penyebaran COVID-19. Namun model penanganannya perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Adapun kata Ismanto, koordinasi yang dimaksud oleh pihaknya bukanlah untuk menghalangi para pekerja untuk datang, melainkan untuk menjadi informas dalam melakukan pengawasan.

Sambung Ismanto, DPC SBSI telah menyurati Ketua DPRD Banggai. Surat bernomor 090/DPC.FSBSI.(K)SBSI/BGI/EKS/XI/2020 itu dilayangkan pada tanggal 06 November 2020.

“Perihal karyawan inisial MC subcon PT Donggi Senoro LNG (yang) meninggal dunia (karena) terkonfirmasi (terpapar) COVID-19. Berdasarkan hal tersebut kami perlu, melakukan hearing dengar pendapat (RDP) memanggil pihak DS LNG dan Tim Gugus Tugas Covid-19,” tutup Ismanto.

Editor