Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYA

Destinasi Trend Masa Kini, Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park

×

Destinasi Trend Masa Kini, Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park

Sebarkan artikel ini
Peresmian Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa
Peresmian Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park Desa Tamboo, Bone Pantai, Bone Bolang bakal menjadi salah satu destinasi wisata trend masa kini dan siap bersaing dengan destinasi wisata pesisir lain di Gorontalo.

Belum lama ini, mahasiswa KKN UNG bekerjasama dengan karang Taruna Desa Tamboo, Kecamatan Bone Pantai, Bone Bolango berhasil menyulap kawasan pesisir pantai Tamboo menjadi objek wisata dengan memanfaatkan limbah-limbah dan potensi sumber daya alam yang ada. Upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat itupun mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo yang langsung meresmikan destinasi wisata tersebut.

“Ini menjadi kawasan wisata yang menarik dengan lanscape yang sangat bagus, mulai dari pegunungan kemudian langsung kawasan pesisir. Tidak banyak tempat-tempat seperti ini, sehingga ini bisa menjadi salah satu modal yang bisa dikembangkan dan konsep wisata menjadi upaya yang cocok. Green Wall Eco Park ini menjadi salah satu trend ekowisata, karena pengunjung ingin menikmati pemandangan alam yang asri dan itu yang pengunjung suka,” Ujar Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain saat meresmikan Wisata Batu Tembaga Green Wall Eco Park, Kamis (24/08/2023).

Lebih lanjut, Aryanto Husain mengungkapkan bahwa Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo memiliki fungsi dan strategi dalam menata, mempromosikan serta mengisi destinasi wisata dengan berbagai produk ekonomi kreatif. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergitas dengan pihak pemerintah Kabupaten sebagai pemilik kewenangan ke pemerintah Desa untuk mendorong dan mengintervensi segala kebutuhan dalam pengembangan objek pariwisata.

“Bicara soal ekonomi masyarakat, ada dua hal yang perlu di perhatikan, yaitu bagaimana masyarakat bisa membuat dan mengisi serta mengelola destinasi wisata yang ada. Dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi seperti dari tiket, menjual makanan dan lainnya. Sementara yang lain bisa melalui konteks ekonomi kreatif, misalnya memberdayakan UMKM untuk membuat produk-produk kreatif yang lebih bagus dan bernilai jual,” Jelas Aryanto Husain.

Untuk mendukung dan mempromosikan destinasi wisata di Provinsi Gorontalo, Aryanto mengatakan pihaknya akan mendorong perbanyakan destinasi wisata dan memperbanyak event-event wisata mulai dari tingkat Desa. Upaya tersebut untuk meningkatkan geliat masyarakat untuk berkunjung, sehingga akan memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

Reporter : Kris