Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Bentrok Dua Kelompok Warga di Padebuolo, Begini Kronologinya

Dulohupa.id– Belum hilang trauma warga karena hantaman banjir bandang, warga di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, dikejutkan dengan pecahnya Tawuran antar dua kelompok warga. 3 warga dilaporkan mengalami luka tikam, akibat senjata tajam. Beruntung peristiwa ini tidak sempat meluas, setelah ditengahi oleh petugas kepolisian.

Peristiwa ini sendiri berawal dari pertikaian antara ZM dan Ilham Sugiarto yang tercatat sebagai warga Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo. Saat itu, Ilham Sugiarto yang tengah berkumpul bersama sejumlah rekan-rekannya, didatangi oleh ZM. Setibanya didepan Ilham, ZM tiba-tiba langsung melayangkan pemukulan ke arah wajah Ilham, yang membuat ilham mengalami luka lebam.

Tak terima, Ilham kemudian pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam sejenis sangkur. Berbekal sangkur, Ilham kembali ke lokasi kejadian bersama dua orang rekannya Stepan dan Supriyan, untuk membalas pemukulan yang dialaminya. Saat itu, ZM yang belum meninggalkan lokasi pemukulan pertama, langsung diserang oleh Ilham menggunakan senjata tajam, sehingga membuat ZM mengalami luka di bagian ketiak sebelah kiri.

Kalah jumlah, ZM kemudian melarikan diri dan melapor dan meminta bantuan kerabatnya. Tak lama kemudian, ZM bersama RR yang merupakan kerabat dekat ZM mencari keberadaan Ilham, Stepan dan Supriyan untuk kembali balas dendam. Setibanya di lokasi kejadian, ketiga pemuda yang dicari oleh ZM ternyata sudah tidak berada di lokasi kejadian. Akhirnya ZM dan RR mendatangi rumah Stepan. Setiba di depan rumah Stepan, RR dan ZM mendapati Stepan bersama salah seorang pamannya tengah duduk di depan rumah. Keributanpun tak terhindarkan. ZM mendadak langsung menyerang paman Stepan yang berada di dekat Stepan. Melihat hal ini, Stepanpun tak tinggal diam, ia langsung mengambil sebuah senjata tajam yang berada tidak jauh darinya, dan langsung melawan balik. Stepan yang sudah terlanjur emosipun tak lagi terkontrol, sehingga membuat sejumlah warga yang saat itu juga ada di lokasi kejadian, tidak luput dari aksi penyerangannya,. Akibatnya, dua orang warga masing-masing, Adriyanto Ibrahim dan Riski Rahmat mengalami luka.

Situasi Kelurahan Padebuolo langsung berubah mencekam. Kedua kelompok yang bertikai saling siaga menggunakan senjata tajam. Beruntung, petugas kepolisian langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan mediasi.

“Dua orang pelaku sudah kami amankan di Mapolres Gorontalo Kota, dan tiga orang korban dibawah ke Rumah Sakit, untuk mendapat perawatan,” ujar Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro.

Sementara itu, untuk mengantisiapasi aksi balasan dari korban yang mendapat luka tikam, pihak kepolisian pun tengah melakukan patroli, di lokasi kejadian. (Jebeng)