Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Habiskan Dana 25,7 Milliar, Ruang Isolasi Covid-19 RS Ainun, Siap Beroperasi

Dulohupa.id – Satu lagi fasilitas kesehatan penanganan pasien Covid-19 di Gorontalo, siap beroperasi. Menghabiskan dana Rp 25,7 Milliar, Ruang Isolasi pasien Covid-19, di Rumah Sakit Ainun Habibie (RS Ainun) Gorontalo, siap untuk menjadi salah satu rujukan pasien positif Covid-19 di wilayah Gorontalo. Pengoperasian rumah sakit yang diklaim memiliki fasilitas cukup lengkap itu, akan segera dilakukan dalam waktu dekat, setelah selasa (16/6) diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Ruang isolasi pasien Covid-19 sendiri terletak di lantai 2. Tepatnya di bagian timur RS Ainun Gorontalo. Fasilitas penanganan Covid-19 di RS Ainun Gorontalo terbilang sangat lengkap. Terdiri dari, 2 ruang isolasi, Gedung yang dilengkap Hepafilter, Ruangan bertekanan negative, 2 ruangan ICU yang dilengkapi alat ventilator dan X-Ray Mobile, CCTV, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Sementara itu, untuk daya tampungnya sendiri, Ruang isolasi ini diklaim mampu menampung 70-80 tempat tidur untuk pasien. Selain itu, Gedung ini juga dilengkapi dengan ruag dokter dan perawat yang dibuat terpisah dari ruang perawatan pasien.

“Saya sangat senang, puas melihat hasil pekerjaannya walaupun sangat singkat tapi sangat lengkap. Mudah-mudahan kurang lebih 80 tempat tidur ini, bisa menampung dan merawat mereka yang terpapar covid-19,” Ujar Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Lebih lanjut Rusli mengatakan, dengan kehadiran RS Ainun yang memiliki 229 tenaga kesehatan, diharapkan bisa menjadi membantu penanganan pasien Covid-19 di Gorontalo. Karena hingga saat ini, Gorontalo hanya memiliki satu rumah sakit rujukan, yakni RSAS Kota Gorontalo.

“Nah ini kita kebut. Teman-teman dari BPKP sudah menyanggupi, begitu pula dengan pihak Kejaksaan, dokter, kepala rumah sakit. Kita alokasikan dana di sini khusus untuk persiapan rumah sakit rujukan yang kedua. Saya lihat juga alhamdulillah komitmen dari para dokter, perawat, mereka sangat siap untuk melayani pasien terpapar covid 19. Fasilitasnya juga sangat bagus,” tambahnya.

RS Ainun Gorontalo sendiri sejauh ini memiliki 229 tenaga kesehatan. Yang terdiri dari, 20 Dokter Spesialis, 152 Perawat, dan 57 Bidan.

“Kita ambil contoh di China itu. Pas covid mewabah di Kota Wuhan, pembangunan rumah sakit China luar biasa cepat, hanya 10 hari. Ini kenapa saya selalu katakan RS Ainun sangat penting untuk Gorontalo. Saat-saat pasien banyak seperti ini, tentu saja rumah sakit sangat diperlukan,” tandasnya. (*/DP-02)