Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

BEM UNG Gelar Webinar Nasional Anti-Napza

×

BEM UNG Gelar Webinar Nasional Anti-Napza

Sebarkan artikel ini
Suasana Webinar Nasional Anti Napza oleh BEM UNG/ Istimewa

Dulohupa.id- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (BEM UNG), menggelar Webinar Nasional Anti-Napza (narkotika, psikotropika dan obat terlarang) yang mengundang Koordinator Bidang Media Elektronik Direktorat Informasi & Edukasi BNN, Tri Tjahyono, Sabtu (3/7).

Webinar yang mengusung tema “Merawat Generasi Bangsa Tanpa Narkoba Untuk Indonesia Maju” tersebut dihadiri oleh 50 peserta secara luring dan 215 peserta secara daring dari puluhan universitas di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Harto S Malik berharap agar webinar nasional tersebut, dapat menjadi sebagai sarana edukasi untuk mahasiswa.

“Semua berawal dari coba-coba lalu kecanduan itulah narkoba, saya harap dengan webinar ini mahasiswa ter-edukasi dan menjauhinya,” ujarnya.

Harto menyebutkan, saat ini Indonesia berada di status darurat narkoba. Karena itu, dia mengharapkan mahasiswa menjadi ‘agent of change’ untuk generasi tanpa narkoba.

“Anda lah para agen yang akan merubah (mengubah) Indonesia. Berawal dari diri sendiri. misalnya rancanglah kehidupan sampai 10-20 tahun ke depan agar nantinya berada di zona kebahagiaan, zona kesejahteraan dan zona nyaman,” katanya.

Senada dengan wakil rektor, Koordinator Bidang Media Elektronik Direktorat Informasi & Edukasi BNN, Tri Tjahyono menyebutkan, mahasiswa memiliki peran penting dalam memerangi narkoba. Ada 5 hal yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk itu.

“Mahasiswa sebagai Agent of Change, sebagai Guardian of Value, Social Control, Iron Stock dan Moral Force,” ungkap dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Agent of Change adalah turut mengubah Indonesia dari kondisi darurat narkoba menjadi Indonesia bersih narkoba. Kemudian, Guardian of Value  sebagai generasi penjaga nilai-nilai dalam masyarakat, Social Control adalah menjadi pelopor dan pengawal terhadap penegakan hukum (narkoba) di tengah-tengah masyarakat. 

Selanjutnya, Iron Stock sebagai generasi penerus dan pemimpin masa yang akan datang, diharapkan memiliki fisik dan psikis yang sehat. Serta, Moral Force adalah memiliki rasa nasionalisme dari segala bentuk gangguan dan ancaman pada negara dari narkoba.

Selain itu, dua pemateri lainnya pada webinar itu adalah Direktur Narkoba Polda Gorontalo, Kombes Pol Witarsa Aji dan mantan pecandu narkoba, Abas Anwar.

Reporter: Yunita Humola