Dulohupa.id- Pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan resmi menutup pendaftaran mahasiswa baru untuk Seleksi Jalur Mandiri. Sebanyak 1020 peserta yang telah mendaftar akan mengikuti tahap selanjutnya, salah satunya ujian seleksi menggunakan Computer Based Test (CBT).
Namun, mengingat angka positif covid yang semakin tinggi di Gorontalo, pelaksanaan ujian seleksi CBT akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dilakukan untuk menghindari bertambahnya kasus-kasus positif baru di Gorontalo, khususnya di lingkungan kampus.
“Protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan peserta meliputi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ke ruang ujian serta menjaga jarak antar satu sama lain,” tegas Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Harto S. Malik, saat memberikan arahan kepada panitia pelaksana, Jumat (2/7).
Harto juga menegaskan, dengan banyaknya peserta yang akan mengikuti ujian CBT nanti, ia mengingatkan kepada panitia dan seluruh peserta untuk benar-benar mematuhi penerapan protokol kesehatan saat mengikuti ujian yang akan segera dilaksanakan oleh pihak panitia.
“Salah satu hal penting yang harus dihindari peserta saat di lokasi ujian yakni tidak membuat kerumunan massa. Olehnya, peserta yang telah selesai mengikuti ujian diharapkan segera meninggalkan lokasi ujian untuk menghindari adanya kerumunan terjadi,” ujarnya.
Kata Harto juga, selain melaksanakan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi peserta, pihak UNG melalui panitia pelaksana juga akan memastikan kebersihan perangkat ujian yang akan digunakan peserta, dengan cara melakukan sterilisasi dalam ruangan, perangkat, dan alat yang akan digunakan dengan disemprotkan disinfektan.
“Setiap pergantian sesi ujian akan dilakukan sterilisasi perangkat ujian menggunakan disinfektan. Diharapkan dengan upaya maksimal ini dapat mencegah terjadinya penyebaran virus berbahaya tersebut,” terang Harto.
Ia menambahkan, yang paling penting harus diperhatikan dalam pelaksanaan ujian nanti ialah penerapan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan setelah pelaksanaan ujian peserta tidak membuat kerumunan dan langsung kembali ke rumah.
“Yang perlu diingatkan kepada Peserta Tes Ujian untuk segera meninggalkan lokasi ujian ketika telah selesai mengikuti seluruh rangkaian ujian CBT. Ini sangat penting untuk menghindari penyebaran virus covid-19, karena banyaknya peserta yang akan mengikuti ujian nanti,” imbuhnya dalam wawancara.
*liputan untuk program fellowship jurnalis perubahan perilaku kolaborasi dewan pers dan satgas covid-19











