Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Aliansi Pencinta Rasulullah Gorontalo Minta Penghina Nabi Muhammad Dihukum Mati

Dulohupa.id- Sikap keras ditunjukan oleh Aliansi Pencinta Rasulullah Gorontalo terhadap penghina Nabi Muhammad SAW. Sore tadi, Rabu (4/11), puluhan anggota aliansi ini berkumpul di Simpang Lima Kota Gorontalo, dengan tuntutan keras, meminta penghina nabi terakhir dalam islam tersebut dihukum mati.

Ada dua poin tututan yang disampaikan dalam aksi damai tersebut. Pertama menuntut redaksi tabloid Charlie Hebdo dan Pemerintah Prancis untuk menghentikan segala bentuk penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, sekarang dan di masa mendatang.

Tuntutan kedua adalah, meminta pelaku penghinaan dihukum mati. Baik dia muslim maupun non muslim.

“Menuntut pelaku penghinaan ini dihukum mati bila dia seorang muslim. Bila pelakunya orang kafir dari kalangan Yahudi atau Nasrani, juga dihukum mati kecuali mereka bertaubat dan masuk islam,” sebagaimana dikutip dari selebaran yang dibagikan oleh anggota aksi.

Adapun tuntutan kepada tabloid Charlie Hebdo, karena media cetak tersebut telah memuat karikatur yang diklaim sebagai wajah Nabi Muhammad SAW. Meski pemuatan karikatur tersebut dikatakan sebagai kebebasan berekspresi (freedom of ekspression), namun menurut Aliansi Pencinta Rasullulah Gorontalo, tindakan tersebut adalah bagian dari penghinaan.

“Penghinaan kepada nabi Muhammad oleh media massa Barat dan pemerintah itu menunjukan pada kita dua hal. Pertama, hipokrit Barat. Bila benar mereka berpegang pada prinsip kebebasan berekspresi, mengapa perempuan muslim Prancis dilarang memakai Purdah? bukankah itu merupakan bagian dari ekspresi?,” tegas koordinator Aliansi Pencinta Rasullulah Gorontalo.

Reporter: Jebeng