Dulohupa.id- Abdul Karim Pakaya terpilih memimpin Karang Taruna Pohuwato periode 2021-2026. Adapun pemilihan itu dilakukan pada temu karya Forum Karang Taruna(FKT) Pohuwato di Aula Dinas PUPR sore tadi. Sabtu (11/12/2021)
Abdul Karim Pakaya sendiri terpilih secara aklamasi setelah mengatongi suara dari 9 kecamatan, masing-masing Kecamatan Popayato Barat, popayato induk, Lemito, wanggarasi, duhiadaa, taluditi, Marisa, paguat, dengilo, dari jumlah 13 kecamatam yang ada di kabupaten Pohuwato.
“Alhamdulillah, saya terpilih ketua FKT Pohuwato atas dukungan teman-teman kecamatan sampai tingkat desa/kelurahan. Karena pertarungan ini sangat berharga dan bersejarah bagi kami,” ujar Abdul, usai terpilih secara aklamasi
Walaupun menurut dia, pemilihan ketua FKT Pohuwato berlangsung sangat dinamis dan hangat, bila dibandingkan dengan kegiatan serupa sebelumnya.
“Saya berkomitmen akan memajukan FKT Pohuwato bersinergi, dengan pemerintah maupun pihak lainnya,” imbuhnya
Karena itu, Ia berharap ke depan Karang Taruna semakin mengokohkan komitmen dan loyalitasnya untuk membantu masyarakat
“Saya mengajak elemen Karang Taruna kabupaten, kecamatan sampai di tingkat desa. Untuk bersama-sama dengan bergandengan membangun organisasi kepemudaan ini,” jelasnya
Sementara ketua presidium sidang FKT Pohuwato Owin Mohi menjelaskan, dalam pemilihan FKT hanyalah kegiatan lanjutan yang sebelumnya sempat tertunda. Karena pada saat itu kurang melakukan pemilihan siapa yang jadi ketua yang baru.
“Ini memang sudah sesuai kesepakatan awal sebelumnya, apabila tidak ada salah satu bakal calon, maka dialah sebagai ketua FKT yang baru atau Formatur. Dengan kesepakatan itu kami mengambil keputusan dan menentukan bahwa Abdul Karim Pakaya sebagai ketua FKT Pohuwato,” jelas Owin
Menurut Owin, pada saat penetapan itu sudah korum, dihadiri seluruh masing-masing kecamatan yang ada di kabupaten Pohuwato. Bahkan di saksikan pengurus demisioner serta ketua FKT Provinsi gorontalo, namun dalam pemilihan salah satu bakal calon tidak menghadiri itu, maka presidium langsung menetapkan ketua yang baru.
“Pada saat penetapan ketua yang baru, dihadiri oleh semua delegasi dari masing kecamatan. Bahkan sudah lebih yang hadir pada saat penetapan calon,” tutupnya**











