Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polda Gorontalo

Urus SIM Baru Lewat Bus Keliling di Gorontalo, Polisi Permudah Akses Pelayanan

×

Urus SIM Baru Lewat Bus Keliling di Gorontalo, Polisi Permudah Akses Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Pengurusan SIM
Antusias masyarakat saat melakukan pengurusan SIM di Mobil Layanan SIM Keliling. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Di tengah padatnya mobilitas jalanan perkotaan, yang hampir 24 jam penuh tak pernah berkesudahan lalu lalang kendaraan, namun hal tersebut tetap menuntut kewaspadaan berkendara hingga standar operasional berlalu lintas tetap wajib dijalankan.

Seperti halnya di Kota Gorontalo, kepentingan masyarakat dalam menggunakan jalan terbilang sangat tinggi. Terbukti, dari pagi hingga malam hari, kendaraan seakan tak ada putusnya.

Namun, berjalan seiringan, tertib berlalu lintas dengan melengkapi kelengkapan kendaraan dan surat juga harus dilakukan seorang pengendara (masyarakat). Tak lain, untuk keselamatan bersama.

Sejak 26 Oktober kemarin, dan ditargetkan hingga 8 November 2026 mendatang, pelaksanaan Operasi Patuh Otanaha masih berlangsung. Namun, dari giat ini, juga tingkat pelanggaran tetap masih ditemukan petugas dilapangan. Baik pelanggaran kasat mata maupun terkait kelengkapan surat kendaraan dan pengendara itu sendiri.

Operasi patuh ini, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kepolisian dalam pelaksanaan operasi terus berupaya mengedepankan langkah humanis jika mendapati pelanggar.

Urus SIM
Proses pengambilan foto untuk pengurusan SIM di layanan bis keliling. Foto/Dulohupa

Tak berhenti disitu, untuk mendorong dan meningkatkan kesadaran ini, Polri kembali hadir dengan salah satu giat Pelayanan SIM Keliling. Memang sudah ada, namun yang beda adalah masyarakat bisa membuat SIM baru di layanan tersebut.

Mungkin, jika masyarakat pernah melihat mobil pelayanan SIM keliling ini hanya terpaku sebatas layanan perpanjangan izin berkendara, namun kali ini lebih luas lagi, bisa buat SIM, tanpa harus ke kantor atau bahkan menggunakan aplikasi resmi Digital Korlantas Polri.

Hal ini kemudian dijelaskan Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono kepada awak media pada Rabu (4/11/2026). Menurutnya, hal ini adalah bagian dari program 100 hari kerja Kapolri untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi masyarakat bisa mengurus SIM baru ini sekarang, tidak perlu ke kantor polisi saja, di bus SIM keliling itu dilayani, sampai dengan tanggal 8 (November) nanti,” ujar Kombes Pol Lukman.

Kata Kombes Pol Lukman, saat ini Ditlantas Polda Gorontalo memiliki tiga unit mobil SIM keliling yang beroperasi di wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, serta masing-masing di Polres jajaran memiliki satu unit, dan ini bisa dimanfaatkan masyarakat.

Bahkan untuk lebih mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Kombes Pol Lukman mengatakan masyarakat bisa mengundang layanan ini ke pemukimannya.

“Jadi petugas kita yang datang, mungkin ada dari komunitas tertentu atau dari RW tertentu, desa tertentu, ingin mengundang bus keliling itu hadir bisa, nanti kita yang datang, kita siapkan nanti untuk kendaraan praktek, ujiannya. Setelah lulus bisa langsung difoto dan dicetak di bus SIM keliling tersebut,” jelasnya.

Meski tinggal tersisa beberapa hari kedepan layanan pengurusan SIM baru di Bis keliling ini, menurut Kombes Pol Lukman, tak menutup kemungkinan program ini akan dilanjutkan kembali. Tergantung, sambutan positif dari masyarakat itu sendiri.

“Mungkin apabila nanti mendapat sambutan yang positif, mungkin bisa diperpanjang lagi, namun nanti menunggu kebijakan dari pusat, saat ini sampai diberlakukan tanggal 8 November,” kata Kombes Pol Lukman.

Pelayanan pengurusan SIM baru di Bis keliling ini memang sudah mulai dilaksanakan pada 26 Oktober kemarin. Di Kota Gorontalo sendiri, cukup banyak mendapat respon positif dari masyarakat.

Seperti beberapa mahasiswa yang menggunakan akses layanan ini mengaku cukup terbantu dengan adanya pelayanan SIM tersebut.

“Kalau saya secara pribadi dengan adanya layanan ini terbantu, apalagi untuk masyarakat yang jauh untuk menuju ke pusatnya (kantor) langsung pengurusan SIM,” ungkap salah satu mahasiswa, Haslim.

Sementara untuk proses pengurusan SIM di layanan keliling ini kata mereka cukup mudah untuk dilakukan.

“Kalau untuk prosesnya itu bisa dibilang mudah, tapi ada sedikit kendala (jaringan),” jelas Afrilia.

“Jadi tadi kami terkendala di jaringan, itu saja sih. Kalau dibilang dari aksesnya itu mudah,” sambung Haslim.

Adapun langkah pengurusan SIM di layanan keliling ini, dijelaskan terdapat tiga step, dari pemasukan berkas, tes psikologi dan tes berkendara.

“Itu ada tiga kali, yang pertama pemasukan berkas, kemudian mengisi ujian psikotes, dan yang ketiga ujian berkendara. Dan untuk pengurusannya mudah, yang kendalanya hanya di jaringan tadi,” pungkas Afrilia.

Reporter: Yayan