Dulohupa.id – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengaku sudah tidak tahan lagi dengan tudingan yang kerap dihadapinya. Hal itu disampaikan Nelson dihadapan aparat desa dalam kegiatan Deklarasi Desa anti korupsi se-Kabupaten Gorontalo yang digelar di Gor David-Tony, Sport Center Limboto, Jumat (11/8/2023).
Sebagai khalifah yang diberikan amanah oleh rakyat Kabupaten Gorontalo, dirinya mengaku harus kuat menjalankan pemerintahan.
“Memang benar, Akhir-akhir ini terjadi kegaduhan dan kalau ditanyakan kepada saya sebagai manusia biasa, saya tidak tahan lagi pak,” ucap Nelson saat berpidato dihadapan aparat desa se Kabupaten Gorontalo.
Walaupun diserang bertubi-tubi, bahkan sampai ada demo agar Nelson mundur dari jabatannya, ia takkan gentar untuk terus kuat melanjutkan pemerintahannya hingga diakhir masa jabatannya.
Pidato yang disampaikan Nelson mendapat seruan dari aparat desa dengan menyemangati Bupati Nelson saat berpidato.
“Saya tidak akan terpengaruh oleh 1,2 dan 3 orang-orang itu. Karena, 420 ribu penduduk Kabupaten Gorontalo ada di tangan saya,” tegas Nelson.
Kegaduhan yang Akhir-akhir ini terjadi kata Nelson, ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
“Itu penting bagi kita untuk berpolitik. Yang tidak benar adalah para politis itu, para pecundang dan para pengecut itu. Kalau ini urusan pribadi jangan dicampurkan dengan politik,” tandas Bupati Nelson Pomalingo.
Seperti diketahui, Bupati Nelson mendapat tudingan yang tak sedap dari seseorang bernama Ifana Abdurahman dan beredar di media sosial. Nelson membantah tudingan tersebut dan sudah melaporkannya ke Polda Gorontalo.
Reporter: Herman Abdullah











