Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Kota Gorontalo

22 Tahun Provinsi Gorontalo, Ini Harapan Aleg DPRD Rivai Bukusu

×

22 Tahun Provinsi Gorontalo, Ini Harapan Aleg DPRD Rivai Bukusu

Sebarkan artikel ini
Provinsi Gorontalo
Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo, Rivai Bukusu. Foto: Humas Dekot.

Dulohupa.id – Di Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo yang ke-22 tepat pada Senin 05 Desember 2022, mendatangkan banyak harapan dari berbagai pihak khususnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo.

Harapan yang muncul adalah bagaimana kemudian pemerintah Provinsi Gorontalo kedepan dapat mengutamakan dan memprioritaskan sumber daya manusia dengan memberdayakan masyarakat yang merupakan penduduk asli Gorontalo. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada Gorontalo dan tentu meningkatkan mutu perekonomian masyarakat itu sendiri.

Hal ini diungkapkan oleh wakil ketua DPRD Kota Gorontalo, Rivai Bukusu yang turut mewakili anggota legislatif Kota Gorontalo dalam peringatan HUT Provinsi Gorontalo yang ke-22.

Bukan hanya itu, Rivai juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah Provinsi Gorontalo yaitu terkait bagaimana pemanfaatan dan penataan Danau Limboto yang juga masuk dalam wilayah Kota Gorontalo.

“Kami sebagai anggota legislatif kota Gorontalo pernah melihat dan meninjau Kawasan Danau Limboto yang sebagiannya itu masuk di Kota. Kami melihat disitu ada yang bisa digarap, seperti dijadikan wisata,” Ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo, Rivai Bukusu usai menghadiri HUT ke-22 Provinsi Gorontalo.

DPRD Kota Gorontalo berkeinginan agar kedepan dipinggir Danau Limboto dapat dibuatkan jalan lingkar yang akan mempertemukan perbatasan antara Kabupaten Gorontalo dengan Kota Gorontalo.

“Ini paling bagus kalo seandainya pemerintah Provinsi Gorontalo yang mendanai untuk dibuatkan jalan sekaligus nanti dirancang dengan tempat wisatanya,” Tandas Rivai.

Rivai sangat berharap pemerintah kedepan harus lebih jelih dalam melihat potensi aset yang dimiliki, dengan memanfaatkannya agar supaya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Reporter: Kris