Scroll Untuk Lanjut Membaca
LINGKUNGANPEMKAB BONE BOLANGO

Pemkab Bone Bolango Seriusi Pengelolaan Sampah Melalui TPS3R

×

Pemkab Bone Bolango Seriusi Pengelolaan Sampah Melalui TPS3R

Sebarkan artikel ini
Pengelolaan Sampah
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli saat memberikan sambutan. Foto: Kris/Dulohupa.

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango seriusi persoalan lingkungan dan Pengelolaan sampah melalui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R).

Permasalahan terkait Pengelolaan sampah bukanlah sesuatu yang lazim dalam kehidupan, bukan hanya di Bone Bolango atau Gorontalo, bahkan Permasalahan terkait dengan sampah kini menjadi masalah global.

Banyaknya volume sampah yang di hasilkan tiap harinya oleh aktivitas Rumah tangga maupun tempat lainnya, menjadi sebuah penyebab masih banyak sampah yang tidak dapat ditangani. Ditambah minimnya sarana dan prasarana Pengelolaan sampah yang tersedia di Masing-masing daerah.

Menyikapi persoalan yang begitu kompleks, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus berusaha untuk serius dalam upaya pengelolaan sampah yang ada di Bone bolango melalui TPS3R yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

“Kami harapnya ini TPS3R yang ada di Dutohe Barat bisa berjalan dengan lancar, karena tempat pembuangan Talumelito itu sudah tidak mau menerima sampah dari sini. Jadi sampah harus diolah secara mandiri, PAD sampah ini juga sangat sedikit,” Ujar Wabup Merlan Uloli, Jumat, 18/11/2022.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tekankan agar Dinas Lingkungan Hidup maupun instansi terkait harus terus dan selalu Mengawal apa yang telah menjadi program dalam pengelolaan sampah di Bone Bolango.

Wakil Bupati Merlan Uloli juga menegaskan bagi siapa yang membuang sampah sembarangan untuk bisa dikenakan denda. Imbuhnya, kedepan harus terdapat Peraturan daerah yang mengatur tentang Pengelolaan. Sehingga masyarakat akan tahu bahwa prilaku buang sampah sembarangan ada aturan yang mengaturnya.

“Ini harus ada aturan kapan waktu buang sampahnya, agar nanti sampah ini bisa terorganisir dengan baik. Karena biasanya itu, habis mobil DLH angkut sampahnya tidak lama kemudian sudah ada lagi yang buang sampah disana. Jadi kedepan harus diatur ini, truk yang angkut-angkut sampah dari rumah ke rumah ini juga sebenarnya makan waktu, makan bensin dan makan tenaga kerja. Makannya harus diatur kapan buang sampahnya dan dikumpulkan dimana,” Tegasnya.

Keterbatasan armada pengangkut sampah menyebabkan banyaknya waktu yang terpakai dalam pengelolaan sampah. Namun diharapkan dengan adanya TPS3R ini, dapat memberikan kemudahaan yaitu armada dapat langsung menjemput sampah di lokasi TPS3R yang ada.

“Butuh komitmen, kerja keras, kesabaran dan perjuangan ini mengelola sampah agar bisa lancar dan terus berkembang dengan baik. Bantuan masyarakat harus bersama-sama menyelesaikan masalah ini, yaitu dengan memilah sampah yang,” Pungkas Wabup Merlan Uloli.

Komitmen dalam menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman, sehingga Komitmen tersebut harus dijaga dan direalisasikan dengan baik.

Reporter: Kris