Dulohupa.id- Tiga warga Desa Saibuah, Kecamatan Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tewas setelah peluru senapan laras panjang bersarang di tubuh ketiganya. Mayat ketiga pria yang tergeletak di jalan itu, sempat menggegekan warga setempat.
Dari informasi yang dihimpun dulohupa.id, satu dari tiga pria itu diketahui adalah pelaku bernama Andika. Ia dinyatakan meninggal setelah sebelumnya menembak mati dua rekannya tersebut. Belakangan diketahui, senjata yang digunakan oleh pelaku itu adalah senjata merek Steyr berkaliber 7,62 mm.
“Pelaku penembakan menggunakan senjata laras panjang kaliber 7,62 mm merk G.Steyr milik salah satu korban yaitu Maikel Wongkar yang merupakan salah satu anggota Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Sulut” ungkap Yuli Kapolres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) AKBP Yuli Kurnianto.
Meski belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian, namun jika ditelusuri, senjata merk Steyr berkaliber 7,62 mm tersebut di wikipedia tercatat dengan nama Steyr SSG 69 (Scharfschützengewehr 69). Ini merupakan senapan runduk bolt-action yang menggunakan amunisi kaliber 7,62 mm buatan Steyr Mannlicher asal Austria.
“Senapan bolt-action ini digunakan sebagai senapan runduk standar Angkatan Darat Austria dan kalangan militer negara lainnya. Selain untuk kalangan militer, senapan ini dibuat juga untuk kalangan sipil dengan berbagai varian laras.” sebagaimana dikutip dari situs resmi Wikipedia.org.**











