Dulohupa.id– Idris Labantu seorang pensiun aparatur sipil negara (ASN) di Gorontalo ditemukan meninggal di kolam air hangat Pentadio Resort, Kabupaten Gorontalo pada Sabtu pagi tadi, (18/9/2021).
Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Mohammad Nauval Seno mengatakan, dari keterangan Iwan Bahuwa (45), seorang penjaga kolam renang tersebut, bahwa Idris sebelum ditemukan meninggal dunia, masih terlihat berenang seperti biasa.
“(Korban) menggerak-gerakkan tubuhnya di dalam air dan mencelupkan kepalanya ke dalam, setelah itu naik lagi ke atas pinggir kolam dan tidur terlentang di atas pinggir kolam. Begitu aktivitas korban (sebelum ditemukan meninggal),” ungkap Nauval.
Adapun yang menyadari bahwa Idris Labantu sudah meninggal dunia, berawal dari kecurigaan Andre Polontolo (20) yang saat itu juga menghangatkan diri di kolam tersebut. Ia melaporkan ke penjaga kolam bahwa Idris sudah berada di dalam air dalam waktu yang lama.
“Sehingga saksi itu langsung memberitahukan hal itu kepada penjaga kolam, Iwan, beserta penjaga kolam lainnya. (Namun setelah) melihat korban sudah dalam keadaan tenggelam, (mereka) langsung mengangkat korban ke atas,” ujarnya.
“Kemudian mereka memberikan pertolongan pertama pada korban namun korban sudah tidak bernafas lagi,” tambah Nauval.
Korban diketahui kata Nauval, memiliki riwayat penyakit jantung dan sering melakukan terapi seminggu tiga kali di kolam Pentadio Resort.
“Atas kejadian ini keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan langsung membawa korban di kediamannya,” tutup Nauval.
Reporter: Fandiyanto Pou











